Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Advetorial, Berita Pilihan, Manado

“Gerakan Pemutusan Pelanggan Menunggak “

Aldi Mawitjere   |   2 Oktober 2012 – 10:44 WITA

Gerakan Pemutusan Pelanggan MenunggakMANADO, (manadotoday.com) – Pelepasan “Gerakan Pemutusan Pelanggan Menunggak” PT PLN Wilayah Suluttenggo, telah dirangkaikan dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh semua pegawai dari Kantor Wilayah, Area Manado, AP2B Sistem Minahasa dan Sektor Minahasa di kantor area Manado.

Dimana bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Direktur Pengadaan Strategis, Ir. bagiyo Riawan, MM dan turut hadir juga GM dan Manajer Bidang PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo.

GM S Januarson

Direktur Pengadaan strategis dalam sambutan menyampaikan bahwa pertumbuhan listrik di Indonesia mencapai 10,3 % yang terdiri dari PLN Indonesia Bagian Timur mengalami kenaikan sekitar 15 %, PLN Indonesia Bagian Barat mengalami kenaikan sebesar 13,3 % dan PLN Jawa Bali. Sehingga dengan memperhatikan pertumbuhan penggunaan tenaga listrik yang nota bene adalah golongan menengah keatas.

“ Maka tidak mungkin mereka tak mampu membayar. Mungkin ini hanya terjadi karena kurangnya perhatian dari para pelanggan terhadap pembayaran rekening listrik,”ujarnya.

Sebenarnya PLN tidak mau melakukan pemutusan listrik pelanggan karena PLN juga tidak mau kehilangan pelanggan. Akan tetapi karena sudah menunggak, maka dengan sangat terpaksa PLN melakukan pemutusan terhadap pelanggan yang menunggak.

“Karena PLN sangat membutuhkan biaya untuk kontinuitas pelayanan kepada pelanggan yang artinya bahwa PLN tidak akan optimal dalam melayani pelanggan,” kata Bagiyo Riawan.

Pelayanan dimaksud adalah menyediakan daya listrik yang cukup dari pembangkit untuk disalurkan ke Jaringan yang andal sampai diterima di rumah pelanggan.

Bagiyo juga menambahkan bahwa dengan pertumbuhan penggunaan tenaga listrik yang cukup tinggi dimana hal ini akan mengancam ketersediaan daya yang saat ini masih berlebih.

“ Namun kalau kita terlambat membangun. Maka pasti kita akan mengalami kekurangan daya. Untuk itu PLN berusaha membangun pembangkit,”terangnya.

Pada upacara ini Direktur Pengadaan Strategis, Ir. bagiyo Riawan, MM telah melepas Regu Pemutusan secara simbolik, dimana regu pemutusan ini yang terdiri dari 165 Group akan melaksanakan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak di Area Manado.

Sementara General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Suluttenggo, Ir. Santoso Januwarsono, MM, MA mengungkapkan bahwa secara keseluruhan total rekening listrik yang menunggak di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo mencapai Rp. 30 Miliar, hal ini akan menghambat pelayanan PLN kepada pelanggan.

“ Kami mengharap agar pelanggan dapat memenuhi kewajibannya sebab mulai hari ini 1 Oktober 2012 akan dilakukan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak,” ujar Janu sapaan akrabnya.

Ditegaskannya, apabila setelah 15 Oktober 2012 pelanggan belum juga melunasi tunggakan rekeningnya, maka akan dilakukan pemutusan. Untuk penyambungannya akan membutuhkan waktu yang cukup lama karena masih banyak yang membutuhkan tenaga listrik.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Komentar ditutup.

Loading