Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

2012, Pembangunan Waterfront City DAS Tondano Dimulai

Aldi Mawitjere   |   17 Oktober 2011 – 23:09 WITA

Manadotoday.com, Manado – Rencana Pemerintah Kota Manado menata kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) ternyata bukan isapan jempol. Buktinya, tahun 2012 mendatang pembangunan waterfront city di DAS Tondano sepajang kurang lebih tujuh kilometer akan dimulai. Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado, Adre Hosang SE MSi kepada wartawan.

“ Tahun 2012 Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemerintah Kota Manado, mendapat kucuran dana dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU,red) melalui balai sungai provinsi sepanjang kurang lebih tujuh kilometer,”ujar Hosang sembari menuturkan untuk teknis penataan kawasan waterfront city berada di Dinas Tata Kota.

Lanjut dikatakan mantan Asisten II Pemkot Manado itu, pembangunan waterfront city disetujui pemerintah pusat setelah diusulkan pada waktu yang lalu.

“Dengan disetujuinya pembangunan waterfront city ini, akan sangat menguntungkan warga masyarakat dan penataan kawasan kota. Begitupun dengan RPJP, RPJMD serta RTRW dapat dilaksanakan sesuai rencana,”tandas birokrat senior tersebut.

Sementara itu, Kadis Tata Kota Manado, Ir Revind Lewan MSi kepada sejumlah wartawan Senin (17/10/2011) tak menapik akan kecuran dana dari Kementrian PU untuk pembangunan waterfront city di DAS Tondano.

“Ya benar, waterfront city akan segera di bangun dengan anggaran bersumber dari APBN yakni Kementrian PU langsung. Namun kemana dana ini turun saya belum tahu persis,”tukasnya.

Dampak pembangunan waterfront city kata Lewan, akan sangat menguntungkan dan merubah wajah kota lebih baik. Pasalnya, selain rumah warga akan ditata menghadap ke sungai, sepanjang DAS akan dibangun jalan selebar tiga meter juga dilengkapi dengan pepohonan sebagai tempat berteduh serta taman.

“ Selain ditata sedemikian rupa kawasan waterfront city ini akan kita jadikan tempat wisata baru. Bahkan kedepan sungai akan menjadi tempat transportasi baru guna meminimalisir kemacetan yang terjadi di Kota Manado,”terangnya.

Disinggung tentang bangunan warga yang akan dilewati pembangunan waterfront city, Lewan mengatakan akan direlokasi dan dispensasi. “Seperti halnya warga Karame sudah direlokasi di Desa Pandu. Sedangkan yang masuk wilayah bantaran sungai tak ada ijin IMB akan ada dispensasi,”tandasnya.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading