Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Tomohon

37 SKPD di Tomohon Belum Laporkan Aset

Ardi Kalumata   |   28 Mei 2012 – 20:12 WITA
aset Pemkot Tomohon

Rekonsiliasi barang dan aset Pemkot Tomohon

TOMOHON, (manadotoday.com)—Ini merupakan salah satu kendala Kota Tomohon menuju Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Pasalnya, hingga saat ini, dari 42 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), baru 5 SKPD yang memasukkan laporan barang dan aset yang ada di SKPD. 37 SKPD belum memasukkan laporan.

Ini menjadi catatan tersendiri, sebab hal tersebut sudah lama diminta untuk dimasukkan. Kelima SKPD yang telah memasukkan laporan adalah Badan Kesbangpol dan Linmas, Dinas PPKAD, Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Puskesmas Kakaskasen serta Sekretariat DPRD.

Hal ini terungkap dalam Rekonsiliasi Barang Milik Daerah Antar Dinas PPKAD dengan SKPD-SKPD se-Kota Tomohon yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 Kantor Walikota Tomohon Senin (28/5).

‘’Hingga saat ini, masih ada 37 SKPD yang belum memasukkan laporan barang. Dari 42 SKPD, baru lima yang memasukkan laporan,’’ kata Kepala Dinas PPKAD Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc saat membawakan laporan.

Kegiatan itu sendiri dibuka Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs Arnold Poli SH MAP mewakili Walikota Tomohon.

Dihadiri Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi  Sulawesi Utara Drs Raskita Pinem sebagai pengendali teknis, Frans M Hutapea SE sebagai auditor muda), Asisten III Sekkot Tomohon Ir Ervinz DH Liuw  MSi, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan para peserta Kepala-kepala SKPD Penyimpanan Dan Pengurusan Barang.

Dasar Kegiatan tersebut kata Lolowang, mengacu pada Peraturan Pemerintah RI Nomor 6 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah Dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah.

‘’Tujuannya adalah untuk menyamakan daftar asset yang ada dalam Buku Inventaris Barang di masing masing SKPD dengan Buku Induk Inventaris Barang yang ada di SKPD-SKPD sehingga dihasilkan BII dan BI yang akuntabel dan diyakini kebenarannya dan akurasinya,’’ ujar Lolowang.

Melalui Sekkot, Walikota Tomohon menginstruksikan kepada seluruh SKPD-SKPD untuk segera memasukkan laporan. Hasil dari rekonsiliasi ini akan disampaikan dan diumumkan untuk dilihat dan dievaluasi sampai dimana kemajuan masing-masing SKPD dalam menunjang tujuan WTP ke depan melalui akuntabilitas SKPD saat ini. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading