Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Pemerintahan

80 Calon Praja IPDN asal Sulut Selesai Ikuti Tes Pantohir di Jatinagor

Staff Manado Today   |   14 September 2011 – 18:38 WITA

Tumiwa : Besok, Pengumuman Kelulusan Dilakukan

Manado Today – Sebanyak 80 calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Provinsi Sulut, Rabu (14/9/2011) selesai mengikuti tes Penentuan Tahap akhir (Pantohir), di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Sulut Drs Roy Tumiwa MPd, tes pantohir itu diikuti para calon praja dengan sangat ketat, dinatarnya test kesehatan, fisik, dan wawancara.

“Hari ini, mereka selesai mengikuti tes pantohir. Untuk pengumuman kelulusan, akan dilakukan Kamis (15/09) Kepala BKD Sulut Drs. Roy Tumiwa, M.Pd, Kepala Badan Diklat Sulut Dra. Rossye

roy tumiwa

Kepala BKD Sulut : Drs Roy Tumiwa MPd

Kalangi, dan Direktur IPDN Manado DR. Nouldy Tendean, yang sejak hari pertama mendampingi para calon praja Sulut berharap kiranya 80 peserta tersebut dapat dinyatakan lulus semuanya.

‘’Direncanakan pengumuman hasil akhir Kamis (15/9,2011) besok,” kata Tumiwa.

Pihaknya berharap, agar seluruh calon praja asal Sulut dalam pengumuman kelulusan besok, tak ada yang pulang. Artinya, ke 80 peserta ini, akan dianyatakan lulus semua.

Kendati begitu, Tumiwa mengataka, jika memang dalam pengumuman kelulusan ada yang dinyatakan tak lulus seleksi, yang bersangkutan harus berani menerimanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sulut, Dra Rossye Kalangi, juga mengatakan hal yang sama. Dimana menurut Kalangi, pihaknya sangat berharap seluruh calon praja asal Sulut semuanya diayatakan lulus.

“Memang untuk seleksi apalagi kalau sudah pantohir, sangat ketat. Namun kami tetap berharap seluruh calon praja asal Sulut akan lulus,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pembantu Rektor IPDN bidang Kemahasiswaan Bernahrd Rondonuwu, mengatakan, untuk seleksi sejak awal kepada calon praja IPDN dilakukan sesuai prosedur.

“Kalau ada peserta yang dinyatakan tak lulus, itu berarti ada gangguan kesehatan. Dimana jika ada gangguan kesehatan, itu tak bisa dikompromi, sebab kami tak mau mengambil resiko,” tegasnya.

Disampaikannya lagi, memang paling banyak yang tak lolos dalam pantohir ini, karena kelalalian dari peserta sendiri. Contohnya, mereka tak dapat menjaga kesehatan, yang berakibatkan sakit atau juga ada yang mempunyai penyakit bawaan.

“Hal yang demikian yang paling banyak menyebabkan seorang calon praja IPNS tak lolos pada pantohir di Jatinagor,” pungkasnya. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading