Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Gorontalo

80 Persen Hakim di Indonesia Berprilaku Baik

Redaksi Manado Today   |   27 Maret 2011 – 11:27 WITA

Gorontalo Today – Ketua Komisi Yudisial, Eman Suparman menilai 80 persen hakim yang ada di Indonesia, masih berperilaku baik dalam menjalankan tugasnya.
“Artinya hakim nakal yang terlibat suap dan tidak independen hanya sebesar 20 persen,” ujarnya di Gorontalo, Sabtu.
Menurutnya, hakim-hakim yang terindikasi dan terbukti disuap selama ini hanya berada di kota-kota besar.
Meski banyak masyarakat yang menyoroti ketidakadilan hakim, namun Eman menyatakan hal itu tergantung pada sudut pandang yang digunakan.
Ia mencontohkan, kasus Gayus yang hanya divonis 3,5 tahun penjara oleh hakim sehingga banyak menuai protes dari berbagai kalangan.
“Mungkin saja hakim sudah adil dengan melihat fakta dan bukti yang ada.Apalagi yang dituduhkan kepada Gayus hanya 700 juta rupiah. Kalau seandainya divonis maksimal, bagaimana yang korupsinya ratusan juta atau miliaran?,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam memvonis seseorang, tak ada satupun orang yang bisa mengintervensi, sehingga hakim mandiri dalam memutuskan perkara.
Meski demikian, ia tak menampik posisi hakim sarat dengan bujukan suap berupa kekuasaan dan uang. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading