Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, DPRD Sulut

80 Ribu Anggota Laskar MAESA Tolak Organisasi NII

Redaksi Manado Today   |   9 Mei 2011 – 19:43 WITA
Herry Tombeng SH

Herry Tombeng SH (beritamanado)

Manado Today – Dinilai dapat memecah-belah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Laskar MAESA salah satu ormas Adat Minahasa yang berbasis Kristen yang memiliki kekuatan 80 ribu anggota militan, melalui ketua Umum Laskar MAESA Herry Tombeng SH, menyatakan menolak keras masuknya organisasi Negara Islam Indonesia (NII) di wilayah tanah Minahasa.

“Sebagai sebagai organisasi yang mendeklarasikan diri sebagai laskar Kristus rela mati bagi Kristus, kami menyatakan menolak dengan tegas menolak organisasi NII di Minahasa,” tegas Tombeng.

Menurut Tombeng, terdapat tiga dasar pembentukan Laskar MAESA sebagai organisasi sosial kemasyarakatan oleh Bangsa Minahasa yakni, menjaga tanah Minahasa, menjaga Gereja-Gereja dan membantu orang-orang miskin. “Inti dari tiga tujuan ini adalah menjaga kerukunan hidup dan tidak ingin kerukunan, ketentraman dan kenyamanan di Sulut itu tercabik-cabik, apalagi orang luar Minahasa, dengan tetap berlandaskan pada Pancasila dan keutuhan NKRI sebagai harga mati,” ujar salah satu Legislator Sulut wakil Gerindra asal Minut ini. (jwt)

 

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading