9 Cagar Budaya di Mitra Dinilai Balai Arkeologi
Ratahan Today – Sebanyak sembilan cagar budaya yang ada di wilayah Minahasa Tenggara (Mitra), ternyata sementara dinilai oleh Badan Cagar Budaya Sulawesi yang berpusat di Gorontalo untuk mendapatkan sertifikat Arkeologi.
Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Mitra Dra Femmy Pangkerego Mpd, mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan menuju Gorontalo untuk melakukan audensi dengan pihak Balai Arkeologi Sulawesi itu, untuk melihat langsung hasil pengkajian pihak Balai Arkeologi terhadap semua temuan yang dilakukan beberapa waktu yang lalu di cagar budaya di Mitra.
“Kami akan menindaklanjuti hasil penilaian dari Balai Arkeolog ini, agar kedepan cagar budaya di Mitra, akan mendapat sertifikat,” ungkap Pangkerego kepada manadotoday.com, Rabu (01/12/2010).
Ia menambahkan, kedepan juga pihaknya akan melakukan usulan ke pemerintah pusat, untuk biaya pengelolahan cagar budaya ini, sehingga perawatannya akan terus lebih baik.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Nico Kaawoan SE, mengatakan cagar budaya yang masuk dalam penilaian ini diantaranya, Pasak Wanua diliwutung Pasan, Batu Lempeng di Poniki, Pasak Wanua diwawali, Pasak Wanua di Lowu, Pasak Wanua di Lowu II, Kubur Tua di Tosuraya, Kubur Tua di Pangu, Batu Lesung di Kali Oki, Benteng di Desa Buku, Kubur Tua di Borgo. (evel)







Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.