Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Manado

9 Kecamatan di Manado Tolak ‘One Way Traffic’

Redaksi Manado Today   |   7 Oktober 2010 – 20:59 WITA

Manado Today – Sembilan Kecamatan di kota Manado menolak pemberlakuan jalur satu arah (one way traffic). Penolakan ini di peroleh berdasarkan reses sejumlah anggota dewan dari dapil Kota Manado, baik dari kelurahan maupun kecamatan , sejak tanggal 30 September sampai 4 Oktober 2010 yang lalu.

one way traffic

Hal itu terungkap dalam pembacaan hasil reses II di Dapil Manado, saat rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses II Tahun 2010, DPRD Provinsi Sulawesi Utara Sulut. Kamis (07/10/2010).

Teddy Kumaat SE, selaku anggota DPRD Provinsi Sulut mengatakan, ini merupakan hasil reses dari dewan dimana One Way Traffic, ditolak oleh masyarakat.

Ditemui terpisah, Kadis Perhubungan Sulut J.E Kenap menyatakan bahwa jalur satu arah ini akan terus di lanjutkan penerapannya meskipun ada yang menolakan dari masyarakat karena ini adalah konsep akhir dan rencananya akan di sampaikan ke Walikota untuk di patenkan.

“Jalur ini akan kami lanjutkan, dan tinggal dirampungkan konsep akhir untuk disampaikan ke Walikota Manado,” pungkasnya. (vian)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

& Komentar »

  • bro mengatakan:

    perlu dipertimbangkan efek samping dari penerapan oneway traffic, macet sudah tentu karna ruas badan jalan sudah tidak sesuai dengan jumlah kendaraan, ini tidak bisa di pungkiri, kebutuhan tambahan ruas mampu mengatasi kemacetan, barangkali pemangku kepentingan berpikir hanya beberapa titik kemacetan yang harus dibenahi, sayangnya ini bukan masalah ” titik “, ini kenyataan yang ditemui, dengan kondisi ini keadaan jalan macet tetap saja terjadi, kalau di polling perubahan jalur ini misalnya dengan sms polling, so pasti lebih banyak yang ingin jalur dikembalikan seperti semula, alangkah baiknya kalau penerapan kebijakan senantiasa berkiblat pada kepentingan publik, karna memang harus begitu selaku pemangku kepentingan iyoo to .. satu contoh misalnya ada orang yang sakit parah atau karna sebab lain segera perlu mendapatkan pertolongan dibawa kerumah sakit dengan mobil ambulance atau kendaraan lain ke arah RSU Kandow – Malalayang, misalnya arah dari sebelah utara, ” survey membuktikan ” akses yang paling cepat adalah melalui Jl. Piere Tendean – Boulevard, dengan keadaan sekarang yang satu arah, orang yang perlu mendapatkan pertolongan segera itu bisa terlambat mendapatkan pertolongan atau mungkin meninggal diperjalanan, atau atau ada tamu dari pusat atau tamu kenegaraan yang mo diundang lunch ke salah satu restoran di kalasey, itu juga akses yang lebih mudah diatur adalah via jl. Piere Tendean – Boulevard, sebagai para pemimpin yang arif bijaksana yang mengayomi kepentingan warganya, penerapan oneway traffic ini sangat bijak untuk dipertimbangkan kembali, terlebih dari semuanya kepentingan KOta Manado sebagai Kota Pariwisata Dunia ( yang tidak kental macetnya and easy acces to everywhere around the city ) harus menjadi perhatian kita semua … salam sukses

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading