Iklan Layanan Inspirasi
Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Nusa Utara

Gorontalo

Utama » Bitung

Ahli Waris Ultimatum PT Pertamina 14 Hari

Aldy Monareh   |   13 Januari 2012 – 18:58 WITA

Bitung, MTC – Ahli waris pemilik tanah Simon Tudus dan Martinus Pontoh memberikan waktu 14 hari kepada PT Pertamina, untuk melakukan pembayaran ganti rugi atas tanah milik mereka yang saat ini telah dijadikan terminal Bahan bakar Minyak (BBM) Pertamina Bitung.
Hal ini terungkap dalam pembicaraan antara Kuasa Hukum ahli waris Hasyim Ibrahim dengan Head Officer Terminal BBM Pertamina Bitung Guntur Mewengkang disaksikan oleh beberapa ahli waris yang berlangsung kurang lebih 1 Jam , Jumat (13/1/2011) siang tadi.
“Jika PT Petamina tidak dapat menyelesaikan pembayaran dalam jangka waktu 14 Hari, kami akan menduduki tanah ini ( Terminal BBM, red) . Dan silahkan PT Pertamina angkat kaki,” tandas Ibrahim.
Alasannya kata Ibrahim , terkait keputusan hukum kedua ahli waris ini, telah mendapatkan kepastian hukum yang tetap, dimana Mahkamah Agung telah menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) Dirut pertamina atas kasus ini.
“Pertamina harus mengambil inisiatif untuk menyelesaikan ganti rugi kepada kedua ahli waris ini. Jadi jangan pertamina selalu berlindung di balik Pengacara Negara, karena perkara ini sudah final,” tegasnya ketika melakukan pembicaraan dengan Vice Presiden Supply dan Distribution PT Petamina Alfian Nasution, melalui HP milik Head Officer Terminal BBM Pertamina Bitung Guntur Mewengkang.
Dalam pembicaraan yang di mediasi oleh Head Officer Terminal BBM Pertamina Bitung Guntur Mewengkang, Presiden Supply dan Distribution PT Petamina Alfian Nasution mengungkapkan bahwa dirinya berkhendak mempercepat penyelesaian persoalan ini agar para pekerja di terminal BBM Bitung tidak akan terganggu.
“Yang menyelesaikannya adalah orang-orang legal Pertamina. Dan ini nanti Legalnya akan koordinasi langsung dengan Jamdatun, syarata-sayarat apa yang harus kami penuhi agar ketika kami membayar kami tidak di perkarakan,” terangnya.
Kembali ke kuasa hukum ahli waris Hasyim Ibrahim, berharap agar pihak Pertamina tidak akan mempersoalkan lagi tentang ahli waris, dan Pertamina juga diharapkan di depan legal tidak akan berkilah lagi mana ahli warisnya, karena saat ini sudah jelas mana ahli waris yang berperkara. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading