Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Tomohon

Akhir Maret, Deadline Sambungan Liar di PDAM Tomohon

Redaksi Manado Today   |   22 Maret 2011 – 07:33 WITA

Jepol : Tak Melapor Kami Proses Hukum

Tomohon Today—Kendati diduga banyak sambungan liar pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota Tomohon, namun pihak manajemen masih bertoleransi. Asalkan, dilaporkan sebelum 31 Maret 2011 untuk didaftarkan sehingga menjadi pelanggan yang sah.

PDAM Tomohon

PDAM Tomohon

‘’Jika hingga batas toleransi pemilik sambungan liar tidak melapor, kami akan melaporkannya ke pihak kepolisian untuk diproses hukum,’’ tegas Direktur PDAM Tomohon Jeffri ‘Jepol’ Polii SIK didampingi Kabag Umum Theofilus Tampi dan Kabag teknik Freddy Tumurang serta Ketua Dewan Pengawas Theodorus M Tuarah kepada wartawan.
Menurut Jepol, mulai 1 April, pihaknya akan melakukan razia terhadap sambungan-sambungan liar. Dan, hingga saat ini sudah ada tujuh yang mengaku memiliki sambungan liar.
‘’Jika saat kami turun lapangan didapati masih ada sambungan liar yang tidak melapor, maaf saja. Kami langsung menindakinya dengan melaporkannya ke pihak berwajib,’’ tegasnya.
Diketahui, akibat sambungan liar tersebut, pihak PDAM mengalami kerugian yang tidak sedikit. Akibat sambungan liar ditambah meter yang rusak, setiap bulannya PDAM Tomohon mengalami kerugian sekitar Rp 240 juta perbulan. Jika berjalan normal tanpa ada kebocoran, tiap bulan PDAM menerima pemasukan sekitar Rp 500 juta.
Untuk memperbaiki dan memaksimalkan operasional PDAM Tomohon, tahun 2011 ini Pemkot Tomohon mengalokasikan Rp 8,8 Miliar untuk pembangunan jaringan dari mata air Malimbukaz di Kakaskasen I Tomohon Utara.
‘’Ya, sesuai informasi, akhir Maret ini sudah akan ditenderkan di Dinas PU. Yang pasti, kamis emua berharap agar dengan ketambahan sumber air tersebut, kebutuhan air akan maksimal dan pendapatan PDAM akan meningkat sehingga sudah bisa memberikan kontribusi bagi daerah,’’ tukas Jepol seraya menambahkan jaringan tersebut menggunakan system gravitasi sehingga tak perlu ada mesin pendorong. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading