Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Hukum dan Kriminal, Tomohon

Akhirnya, Resmob Polda Sulut dan Polres Tomohon Ungkap Pembunuh Dede

Staff Manado Today   |   10 Agustus 2011 – 23:41 WITA

Manado Today – Tim Resmob Polda Sulut bersama aparat Polres Kota Tomohon, terpaksa memuntahkan timah panas untuk melumpuhkan AN alias Aldo (19) warga Teling Atas. Aldo yang disebut-sebut sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan terhadap Didi (40) warga Perum CHT Jalan Sea, yang mayatnya dibuang di Rurukan Kota Tomohon itu, ditembak polisi saat mencoba kabur dari lokasi persembunyiannya di Kelurahan Pumorow, Selasa (9/8) malam sekira pukul 21.00 Wita.

Selain Aldo, polisi juga menangkap tersangka lain, AM alias Alfiano (18) warga Jalan Kembang, Kelurahan Sario Kota Baru, Rabu (10/8) subuh di rumahnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, terungkap bahwa motif pembunuhan terhadap Didi karena sakit hati. Rencana pembunuhan itu bermula dari keinginan Aldo tersebut kepada Alfiano, agar menghabisi korban dan menjarah barang-barangnya. Alfiano yang mendengar saran tersangka Aldo setuju saja. Mereka kemudian menyusun strategi dengan mengajak Didi jalan-jalan dengan mobil Honda Jazz yang disewa korban.

Konon, siang sebelum dihabisi, korban sempat meminta diajak ke Multi Mart untuk berbelanja. Ringkas cerita. Usai belanja keperluan, mereka kembali ke tempat kost korban di Perum CHT dan keluar lagi jalan-jalan dengan mobil. Aldo yang mengemudikan mobil saat itu, mengarahkan kendaraan ke arah Kampus. Selama dalam perjalanan, Didi mulai menjalani serangkaian penyiksaan. Korban mulai dipukuli tersangka Alfiano. Setibanya di kawasan Winangun, dekat SPBU, tersangka Aldo akhirnya menghentikan mobil. Di sinilah, tersangka Aldo menghabisi korban dengan cara memukul kepala korban dengan menggunakan sepotong balok. Didi tewas saat itu juga, sekitar pukul 14.00 Wita. Usai menghabisi korban, tersangka Aldo bersama Alfiano menuju Pasar Tomohon dan membeli karung plastik warna biru untuk membungkus jasad korban, sekaligus membuang barang bukti balok yang dipakai menghabisi korban. Karena waktu masih sore, keduanya jalan-jalan mengitari Kota Tomohon, menunggu waktu hingga malam hari.

Sebelum membuang jasad korban yang sudah terbungkus karung plastik biru dekat tempat pembuangan sampah di Desa Rurukan, kedua tersangka sempat mempreteli uang korban sebanyak enam juta. Aldo dan Alfiano akhirnya kembali ke Manado dan langsung menuju tempat kost korban. Di sana, kedua tersangka menguras habis seluruh isi rumah yang disewa korban. Menurut catatan kepolisian, barang milik korban yang berhasil dijarah kedua tersangka diantaranya; laptop, AC rumah, Kulkas, Home Theatre, Magic Com dan sebuah Handphone.

Setelah lebih dari seminggu pasca kejadian, atau tepatnya pada 29 Juli silam, jasad korban Didi ditemukan warga yang sedang berburu tikus. Setelah diotopsi, kematian korban baru diketahui. Dokter menemukan bekas pukulan benda tumpul di bagian kepala korban. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan membentuk tim investigasi untuk mencaritahu pelaku pembunuhan. Hasilnya, Aldo dan Alfiano ketahuan sebagai pelakunya.

Kapolda Sulut Brigjen Carlo Brix Tewu, melalui Dirreskrim Umum Kombes Pol Victor J Lasut, membenarkan penangkapan itu. “Pasca kejadian, kami membentuk tim khusus yang diambil dari polres-polres dan sebagian dari Polda.. Seorang tersangka bernama Aldo, terpaksa ditembak karena mencoba kabur dari penggerebekan,” pungkas Lasut.(*/ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading