Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Hukum dan Kriminal

Ancam Pakai Sajam, Warga Bumi Nyiur Disidang

Redaksi Manado Today   |   25 November 2010 – 20:30 WITA

 

Manado Today – RL alias Emon (19) harus menghadap meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Manado yang dipimpin majelis hakim Aris Bokko SH dengan anggota Willem Rompis SH dan Efran Basuning SH.MHum. Pasalnya, warga kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan V Kecamatan Wanea ini, didakwa melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap Reagen Tarek.
Kejadian ini bermula Rabu 25 Agustus 2010 silam sekitar pukul 22.00 wita, dimana saat itu korban bersama pacarnya Melinda tiba di parkiran Manado Town Square (Mantos), saat memarkir sepeda motornya korban kemudian melihat kearah terdakwa.
Rupanya, terdakwa yang sudah dalam pengaruh minuman keras tidak senang dengan perbuatan tesebut kemudian membentak korban dan mencabut pisau badik yang diletakkan dibawah tempat duduk motornya.
Melihat keadaan yang tidak mengutungkan ini, korban kemudian langsung mengambil langkah seribu meninggalkan tempat tersebut.
Karena tidak berhasil mengejar buruannya, terdakwa kemudian balik menemui pacar korban dan mengancamnya dengan badik yang dipegangnya.
JPU Irene Korengkeng SE.SH menjerat terdakwa dengan pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP dan pasal 2 ayat (1) undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951. (rafly)

Ancam Pakai Sajam, Warga Bumi Nyiur Disidang/Manado Today – RL alias Emon (19) harus menghadap meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Manado yang dipimpin majelis hakim Aris Bokko SH dengan anggota Willem Rompis SH dan Efran Basuning SH.MHum.Pasalnya, warga kelurahan Bumi Nyiur Lingkungan V Kecamatan Wanea ini, didakwa melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap Reagen Tarek.Kejadian ini bermula Rabu 25 Agustus 2010 silam sekitar pukul 22.00 wita, dimana saat itu korban bersama pacarnya Melinda tiba di parkiran Manado Town Square (Mantos), saat memarkir sepeda motornya korban kemudian melihat kearah terdakwa.Rupanya, terdakwa yang sudah dalam pengaruh minuman keras tidak senang dengan perbuatan tesebut kemudian membentak korban dan mencabut pisau badik yang diletakkan dibawah tempat duduk motornya.Melihat keadaan yang tidak mengutungkan ini, korban kemudian langsung mengambil langkah seribu meninggalkan tempat tersebut.Karena tidak berhasil mengejar buruannya, terdakwa kemudian balik menemui pacar korban dan mengancamnya dengan badik yang dipegangnya.JPU Irene Korengkeng SE.SH menjerat terdakwa dengan pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP dan pasal 2 ayat (1) undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951. (rafly)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading