Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Antrian Kendaraan Warnai Setiap SPBU di Bitung

Redaksi Manado Today   |   26 Oktober 2010 – 22:41 WITA

Dekot Ancam Hearing Pertamina

Bitung Today – Antrian kendaraan roda dua dan roda empat mewarnai setiap Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Bitung. Pantauan  manadotoday, antrian panjang disetiap SPBU yang ada di Kota Bitung disebabkan kurangnya pasokan bahan bakar premium oleh pertamina yang notabene telah menjadi kebutuhan setiap hari masyarakat.
Kelo warga Wangurer yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek ketika bersua dengan Manado Today mengungkapkan bahwa antrian panjang di setiap SPBU sudah terjadi sejak Jumat (23/10/10) pekan laulu.
” Antrian seperti ini sudah terjadi sejak 4 haru lalu,dan otomatis mempengaruhi penghasilan saya sebagai tukang ojek,karena di SPBU akan mengantri selama kurang lebih 1 jam lebih,” keluhnya sembari berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti permaslahan ini.
Ketua DeKot Bitung Santi G Luntungan ST,ketika ditemui Manado Today Selasa (26/10/10) di ruang kerjanya mengungkapkan bahwa jika dalam dua hari kedepan situasi ini akan terus berlanjut maka pihaknya akan memanggil pihak Pertamina untuk menjelaskan masalah tersebut.
” Memang dari informasi yang saya dengar,yang membuat antrian di setiap SPBU karena,keterlambatan pasokan pertamina untuk bahan bakar premium,dan ini terjadi hampir di setiap SPBU yang ada di daerah ini,namum jika hal ini akan terus berlanjut sampai dua hari kedepan Dekot akan menyurat kepada pihak Pertamina untuk menjelaskan hal ini,” terang Luntungan. 
Ketika ditanyakan adanya isu yang menyatakan bahwa pasokan bahan bakar premium akan dikurangi dan akan dialihkan ke bahan bakar Pertamax,Luntungan mengatakan hal tersebut harus di sosialisasikan dan dikaji terlebih dahulu oleh pihak pemerintah dan pertamina agar masyarakat pengguna bahan bakar premium tidak akan dirugikan.
” Perlu kajian yang matang dan perlu sosialisai yang optimal ke masyarakat jika bahan bakar premium dikurangi dan akan dialihkan ke pertamax,karena pada akhirnya masyarakat kecil yang akan terkena imbasnya,jika kebijakan tersebut tidak pro rakyat,” pungkasnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading