Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Manado

Bang Ai : Pemimpin Harus Memiliki Kualitas, Bukan Karena Warisan

Aldi Mawitjere   |   22 Agustus 2012 – 12:58 WITA
harley mangindaan

Bang Ai saat duduk di pelataran depan kentor BP2T. (ist)

MANADO, (manadotoday.com) – Seorang anak pejabat memiliki jabatan baik itu organisasi kepemudaan dan organisasi lainnya, selalu melekat dengan imej warisan orang tua. Tak demikian dengan sosok Wakil Walikota Manado, Harley AB Mangindaan SE MSM.

Pasalnya, menjadi seorang  pemimpin tidak serta merta karena warisan orang tua yang memiliki penentu kebijakan jabatan.

“Menjadi seorang pemimpin bukan karena warisan,”ujar Bang Ai sapaan akrab Wawali Manado tersebut.

Latar belakang sebagai seorang Dosen di Fakultas Ekonomi Univesitas Samratulangi, pertanda beliau bukanlah hanya karena latar belakang anak Mantan Gubernur EE Mangindaan yang kini sebagai Menteri Perhubungan RI.

“Tidak bisa kita pungkiri imege yang dibangun di masyarakat itu, anak pejabat atau anak ketua Partai Politik turun temurun kepada anak-anaknya. Pun demikian, menjadi pemimpin itu harus memiliki kualitas, intergritas dan mantap spiritual. Kalau pun dipaksakan jika tidak didukung dengan kualitas, integritas dan spiritual mubasir,”terang Ketua FKPPI Sulut tersebut.

Tak ayal, menjadi seorang pemimpin ujung-ujungnya masyarakat jugalah yang menjadi penilainya.

Lantas apa tanggapan pemerhati pembangunan Widdy Rorimpandey SP MPd, terhadap sosok pemimpin Wawali Manado Harley AB Mangindaan. Menurutnya, Bang Ai sapaan Wawali Manado, semasa menjadi anak Gubernur lalu, sudah dikenal warga Sulut pada umumnya sebagai atlit.

Bukan saja menjadi pebasket ternama di Sulut, lebih dikenal dengan pembalab. Makanya, dengan hobinya sebagai pencinta olahraga otomotif tak heran jika dipercayakan menjadi Ketua  IOF Kota Manado.

“Dipercayakan sebagai Ketua FKPPI dan IOF Manado sangatlah cocok dengan latar belakang Wawali. Apalagi sebagai Wakil Walikota yang selalu dekat dengan masyarakat bukan berarti warisan orang tua, tapi skil yang dimilikinya,”pungkas Widdy.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading