Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Nusa Utara

Banjir Rendam 225 Rumah di Tamako dan Mangsel

Redaksi Manado Today   |   16 Januari 2012 – 16:51 WITA

Tahuna, (manadotoday.com) – Hujan deras yang mengguyur Pulau Sangihe semenjak Jumat pekan lalu hingga Minggu (15/01) kemarin, mengakibatkan 225 rumah di dua kecamatan Tamako dan Manganitu Selatan (Mangsel) terendam air setinggi 1 meter menyusul meluapnya dua sungai besar akibat tak mampu menahan volume air.
Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian akibat bencana banjir tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe Drs Fransiskus Lukas kepada sejumlah wartawan mengatakan, dua wilayah yang tergenang banjir itu meliputi tiga kampung, masing-masing Kampung Balane, Kampung Pokol di Kecamatan Tamako serta Kampug Laine di Kecamatan Manganitu Selatan.
“Ketiga kampung tersebut tergenang banjir setelah dua sungai besar, masing-masing sungai Ulung Peliang yang mengenangi rumah warga di Kampung Balane dan Pokol serta, sungai besar di Kecamatan Mangsel yang menggenangi rumah warga di Kampung Laine, dimana total rumah yang tergenang banjir sebanyak 225 rumah,” terang Lukas.
Menurut Lukas, luapan banjir dari sungai Ulung Peliang ke pemukiman warga setelah sejumlah bronjong dan talud pengaman Daerah Aliran Sungai (DAS) ambrol akibat diterjang banjir. Sedangkan di Kampung Laine karena rendahnya areal pemukiman warga dimana sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan rawa merupakan penyebab terandamnya rumah warga.
“Dari data yang kami terima, sedikitnya 225 rumah milik warga terendam air dengan ketinggian satu meter dan tiga rumah mengalami rusak berat rusak berat akibat terseret arus banjir yang terjadi pada Sabtu (14/1/2012)  pekan lalu.Tapi syukurlah kejadian tersebut terjadi pada siang hari sehingga warga bisa menyelamatkan diri, dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” terangnya lagi.
Sementara  langkah yang dilakukan oleh pemerintah, tambah Lukas adalah memberikan bantuan bahan makanan kepada warga yang terkena musibah. Sedangkan rumah warga yang mengalami rusak berat akibat bencana tersebut akan diberikan bantuan oleh pemerintah termasuk perbaikannya.
Kesempatan itu juga, Lukas menghimbau kepada seluruh warga terutama mereka yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, apabila terjadi hujan lebat secara terus-menerus agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. (nal)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading