Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Bappebti Buka Kesempatan Cengkih dan Pala Masuk SRG

Redaksi Manado Today   |   23 Maret 2011 – 12:31 WITA

Manado Today – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan RI, memberi kesempatan komoditas unggulan Sulawesi Utara (Sulut) seperti cengkih, pala dan kopra putih untuk menjadi komoditas yang bisa diterapkan sistem resi gudang (SRG).

“Pemerintah daerah ataupun asosiasi bisa mengajukan rekomendasi terhadap produk ke Menteri Keuangan, dan bila dinyatakan layak (feasible) maka dapat menjadi komoditas resi gudang,” kata Biro Pasar Fisik dan Jasa Bappebti, Yuli Edi Subagio pada sosialisasi SRG di Manado, Rabu siang.

Edi mengatakan, rekomendasi dan usulan yang disampaikan pemerintah daerah dan asosiasi perlu mendapat kajian, karena SRG ini merupakan salah satu kebijakan perdagangan yang jelas aturannya, karena ada peraturan perundangan-undangannya.

“Saat ini baru ada delapan komoditas yang bisa menerapkan SRG yakni gabah, beras, jagung, kopi, kakao, lada, karet dan rumput laut,”kata Edy.

Kedelapan komoditas tersebut sudah melalui uji kelayakan yang dilakukan pemerintah dan Bappebti, karena itu telah ditetapkan sebagai komoditas SRG. SRG, kata Edi, merupakan salah satu kebijakan yang diatur oleh Undang Undang Nomor 9 Tahun 2006 dan peraturan perundangan lainnya.

Manfaatkan SRG bagi petani produsen, mendapatkan harga yang lebih baik, kepastian kualitas dan kuantitas produk, mendapatkan pembiayaan, mendorong berusaha secara kelompok dalam upaya peningkatan posisi tawar.

Sementara bagi perusahaan pengguna komoditas pangan, kata Edi, SRG bermanfaat meningkatkan akses untuk mendapatkan bahan baku yang berkualitas, mengurangi biaya penyimpanan dan perencanaan suplai dapat dilakukan lebih baik.

Sedangkan untuk peningkatan perdagangan, kata Edi, SRG mendorong tumbuhnya industri pergudangan dengan pendapatan lebih terjamin,” kata Edi.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut, Janny Rembet, mengatakan, untuk Sulut baru disetujui jagung sebagai komoditas resi gudang.

“Ada beberapa komoditas yang sudah diusulkan, namun yang disetujui dan dinyatakan layak berlaku di Sulut baru jagung,”kata Janny.

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading