Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Bappenas Gelar Seminar Penguatan Konektivitas Nasional di Sulut

Tonny Sumakul   |   3 November 2011 – 19:58 WITA

Manado, MTC – Kamis (3/11/2011) bertempat di Hotel Aryaduta Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/BAPPENAS), menggelar seminar Penguatan Konektivitas Nasional.

Menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, dalam kegiatan yang bertemakan `Infrastruktur Pelabuhan, Interconnectivity, dan Potnesi Ekonomi Indonesia Bagian Timur` mengatakan, diakui untuk hub port Internasional Pelabuhan, perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, segi efektivitas dan efisien sangat bermanfaat untuk perdagangan ke Asia Timur dan Pasifik.

“Atas dasar itu, anggaran yang dialokasikan dari APBN untuk seluruh pelabuhan, sekitar Rp. 445 miliar, dan untuk tahun 2011, telah teralokasi sekitar Rp. 40 miliar,” ujar Menteri.

Sementara itu, Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dalam sambutannya, menyatakan seminar ini juga, secara spesifik membahas potensi dan peluang daerah ini sebagai pintu gerbang perdagangan Asia Timur dan Pasifik, dimana perlu dibenahinya infrastruktur pelabuhan di Bitung dan pembangunan jalan tol Manado-Bitung.

“Sulut sendiri memiliki posisi strategis untuk jalur perdagangan di Asia Pasifik. Namun, masih banyak hal yang perlu diperhatikan, yakni pembenahan infrastruktur pelabuhan dan jalan serta memacu sumberdaya yang ada, guna mendukung jalur perdangangan itu berjalan lancar,” kata SHS sapaan akrab Gubernur Sulut.

Ia menambahkan, lagi, prinsipnya pembangunan tol Manado-Bitung saat ini sudah sementara berproses, sebagaimana yang ditetapkannya Bitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Untuk lokasi KEK sendiri, yakni di Tanjung Merah, karena berdasarkan survey, kedalaman di Tanjung Merah layak untuk kapal-kapal besar, dan dinilai akan sangat mendukung untuk KEK,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, menurut Anggota Komisi XI DPR RI Ir. Edwin Kawil;arang, perlu diakui pembangunan saat ini banyak terkonsentrasi di pulau Jawa. Akan tetapi untuk wilayah Indonesia Timur yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan baru Indonesia, masih rendah. Untuk itu, pihaknya akan terus mendesak pemerintah pusat, agar memprioritaskan pembangunan di Indonesia Timur, khususnya dalam kemandirian pangan dan energy.

hadir juga dalam seminar nasional itu, Deputi bidang sarana dan prasarana Kementerian PPN/Bappenas Dr. Ir. Dedy Priatna, Direktur Utama Pelindo II Ir. R. J. Lino, MSc, dan Prof. Dr. Dody Sumajow. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading