Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Headline

BCW Pertanyakan Komitmen Kejari Bitung

Manado Today   |   23 Maret 2011 – 13:24 WITA

Terkait Penanganan Kasus Hukum Kadis Tata Ruang

Bitung Today – Bitung Corruption Watch (BCW) kembali mempertanyakan komitmen Kejaksaan Negeri Bitung dalam menuntaskan kasus hukum Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bitung HS Alias Ade, tersangka kasus IMB Pelabuhan Peti Kemas Bitung, yang ditenggarai merugikan keuangan daerah senilai Rp 483 Juta. Pasalnya, BCW melalui Ketuanya Jacky Ticoalu, menilai penanganan kasus hukum HS alias Ade yang ditangani Kejari sampai kini belum dilimpahkan di Pengadilan Negeri, sehingga belum ada keputusan tetap dan masih jalan ditempat.

“Kami berharap kasus Kadis Tata ruang Bitung, segera dilmpahkan ke Pengadilan,“ ujar Ticoalu.

Dikatakannya lagi, lambatnya penanganan kasus HS alias Ade oleh Kejari Bitung, diduga adanya intervensi pihak tertentu, padahal tersangka sudah pernah ditahan pihak kejaksaan selama 19 hari.

“Penahanan HS beberapa waktu lalu sudah benar, seharusnya kasus ini sudah bisa dilimpahkan ke Pengadilan karena Kejari telah mempunyai cukup bukti, “ ucapnya.

Ticoalu juga menilai, ada permainan dalam pemberian reduksi (pengurangan) ke pihak Pelindo, yang merupakan kewenangan Walikota. Hal ini didasarkan pada Perda NO 3 Tahun 1989 Pasal 9, Tentang Retribusi yang berhak memberikan Reduksi adalah Walikota.

”Tidak mungkin dia (HS,red) melampaui kewenangannya , dalam memberikan reduksi yang bukan merupakan kewenangannya.” ujarnya sembari mengingatkan agar Kejari dan Pengadilan tidak mau diintervensi agar penegakan dan supermasi hukum berjalan dengan baik.

Terpisah Kepala Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bitung Wahyudin SH ketika dimintai tanggapannya, mengatakan bahwa kasus Kadis Tata Ruang Bitung HS alias Ade sementara berproses, dan jika berkasnya telah lengkap (P21), segera diserahkan ke pengadilan.

“Saat ini masih dalam penyelidikan, dan belum memasuki tahap dua, mudah-mudahan secepatnya,” terangnya.

Diakuinya bahwa pihaknya tidak bisa memberikan batas waktu penyelesaian penyelidikan dalam melengkapi berkas untuk diserahkan di pengadilan.

“Kita akan berusaha secepat munkin melimpahkan kasus ini,” ujarnya menambahkan, masa perpanjangan tahanan Kota HS, akan berakhir 7 April dan pihaknya belum menerima perpanjangan masa tahanan. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading