Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Berbagai Eleman Himbau Warga Jangan Terprovokasi

Aldi Mawitjere   |   13 April 2012 – 20:02 WITA

Terkait Penertiban Baliho
MANADO, (manadotoday.com) —Penertiban baliho yang dilakukan Sat Pol PP Manado, karena tidak berijin beberapa waktu lalu, kini diduga sengaja diciptakan oleh oknum-oknum dan menggiring ke masalah Agama. Hal itu dikatakan pemuda Nusa Utara, Tommy Sumelung. Dirinya menilai justru apa yang di lakukan oleh Pemkot Manado dalam keterkaitan dengan penertiban baliho yang tidak berijin sudah sesuai aturan.
“Anehnya, ada oknum-oknum yang coba mengiring masalah ini ke masalah Agama. Mereka itu provokator dan tidak tahu aturan hingga menurut saya orang-orang yang mempersoalkan masalah ini adalah orang-orang yang berseberangan secara politik bersama yang justu tidak gentlemen yang hanya bermain di belakang layar yang seharusnya harus bersikap negarawan bukan menciptakan opini yang justru meresahkan masyarakat,” tegas Sumelung yang juga Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Sulut.
Disatu sisi, ada beberapa pihak yang mengecam, namun tindakan tegas Pemkot Manado tersebut justru terus menuai dukungan.
Buktinya, Sekretaris GMNI Manado, Clance T Kumaat menyatakan mendukung akan kebijakan Pemkot Manado yang positif itu, karena merupakan partisipasi dalam membangun kota kedepan. “Kota Manado adalah kota berkembang dalam penataanya diperlukan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Pemasangan baliho itu ada aturannya, untuk itu bagi GMNI saya harap untuk taat aturan. Demokrasi juga dimaklumi sebagai kebebasan juga harus dimaknai sebagai kedewasaan berpikir dan bertindak,”terang Kumaat.
Dari Ketua Fokusmaker Sulut, Risat Sanger, dirinya mengatakan, penertiban baliho di kota Manado bukan hal yang baru.
Bilamana kita berkaca dari estetika tatanan baliho yang terpasang tidak ditempatnya sudah seharusnya ditertibkan. Tapi dalam kegiatan penertiban tersebut janganlah urusan politik masuk dalam persoalan penertiban baliho tersebut.
“Kami juga menghimbau agar masyarakat jangan terprovokasi oleh tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami juga mengkritik cara kerja sat Pol-PP, berikut harus professional,”ujarnya.
Ditambahkan, Gema MKGR Manado, jangan bawa persoalan ini ke sentiment primordialisme karena sangat sensitive. “Mari bangun kota Manado melalui pemikiran dan solusi yang cerdas,”harapnya.
Sementara itu, Forum Pemuda dan Mahasiswa Lingkar Kampus Unsrat, Elco Sairatu Ssos Msi menegaskan, pada intinya apa yang dilakukan Pemkot Manado sudah sesuai dengan prosedur dan mekanisme.
“Ingat pemerintah adalah wakil Allah didunia. Maka apa yang menjadi kebijakan pemkot harus tunduk, dan sebaiknya semua persoalan bisa diselesaikan secara bijak,”kata Sairatu.
Terkait dengan desakkan Walikota Manado yang harus meminta maaf, Mahasiswa FISIP Unsrat, Terry Supit menilai cukup Kasat Pol PP saja yang minta maaf, apabila kurang professional dilapangan. “Tapi disatu sisi hal seperti ini harus diantisipasi sejak dini. Jangan kota Manado sudah semrawut baru kemudian ditata,”tukas Supit.
Pengamat Sosial Politik Taufik Tumbelaka sendiri menganggap, kebijakan Pemkot sudah sesuai dengan aturan dan aturan harus ditegakkan.
”Kalau policy (kebijakan) tidak diteggakan atau diterapkan itu berarti pemkot justru yang plin plan. Untuk itu dalam hal penertiban baliho pemkot sudah tegas , kalau pun ada hak yang bersifat teknis dilapangan, mungkin itu yangharus diperbaiki,”kunci Tumbelaka.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading