Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Besok, Pemprov Sulut dan BIG Gelar Workshop Geospasial

Tonny Sumakul   |   10 September 2012 – 22:28 WITA
Kepala Biro Pemerintah dan Humas Sulut

Kepala Biro Pemerintah dan Humas Sulut, Dr. Noudy Tendean

MANADO, (manadotoday.com) – Jika tak ada aral melintang, Selasa (11/9) besok, Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG), akan menggelar workshop Geospasial, dalam rangka pengenalan akan peran penting Informasi Geospasial dalam pembangunan.

Menurut Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut, Dr. Noudy Tendean, workshop yang akan digelar di Aryadutha hotel Manado itu, untuk lebih memantapkan Informasi Geospasial, dalam mendukung pelaksanaan MP3EI (masterplan percepatan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia) di Sulut,  dimana Sulawesi pada umumnya menjadi salah satu koridor dari enam koridor Ekonomi di wilayah Indonesia.

“Enam pusat ekonomi di Sulawesi, yaitu Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo dan Manado. Masing-masing daerah, memiliki unggulan sumberdaya untuk dijadikan basis pembangunan ekonomi,” ungkap Tendean.

Dijelaskannya, sebagaimana Undang-Undang (UU) Informasi Geospasial Nomor 4 tahun 2011, bahwa yang dimaksud Informasi Geospasial adalah informasi terkait aspek keruangan posisi, letak dan lokasi suatu objek atau kejadian, yang berada di bawah atau di atas permukaan bumi, yang dinyatakan sistem koordinat tertentu. Kata dia, Informasi Geospasial telah diolah menjadi peran penting untuk perumusan kebijakan, dan pengambilan keputusan atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian.

“Undang-undang ini guna memecahkan masalah ketersediaan informasi geospasial, sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pembangunan, baik penataan ruang/wilayah, kebencanaan, pengelolaan sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya,” jelas Tendean.

Lanjutnya mengataian,  harapan pemerintah saat ini, dapat dicapai optimalisasi pembangunan yang merata dan tepat sasaran, untuk kemakmuran seluruh masyarakat.

Ia menambahkan, terkait penetapan enam koridor ekonomi di Indonesia, Informasi Geospasial memegang peranan penting dalam menjamin keberhasilan pengelolaan sumberdaya alam untuk pembangunan. Artinya, Informasi Geospasial, ketersediaan dan persebaran sumberdaya yang dimiliki suatu daerah, akan menjadi modal utama pembangunan wilayahnya, dan dapat diinventarisasi menentukan kebijakan yang tepat.

“Ini dimaksud juga agar seluruh pemerintah daerah terutama pemangku kepentingan menjadi koridor MP3EI dan masyarakat luas pada umumnya, dapat memahami Informasi Geospasial,” terang Tendean. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading