Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Boediono: Perlu ada Kerjasama Penanganan Bencana Regional

Redaksi Manado Today   |   15 Maret 2011 – 14:04 WITA

Manado Today – Wakil Presiden Boediono mengatakan, perlu kerja sama regional dalam penanganan bencana mengingat semakin seringnya bencana alam yang terjadi di berbagai belahan dunia terutama di kawasan Asia Pasifik.

“Kita belum lupa tsunami di Samudera Hindia yang menelan korban ratusan ribu jiwa di Indonesia, India, Sri Langka dan Thailand sehari setelah Natal 2004. Kini terjadi lagi bencana besar yang melanda Jepang,” kata Wapres Boediono dalam sambutannya pada acara ASEAN Regional Forum (ARF) Disaster Relief Exercise 2011 di Manado, Selasa (15/3).

Bencana di Jepang itu, katanya, menegaskan kembali betapa pentingnya jalinan kerja sama regional dan manajemen penanganan bencana. Boediono mengatakan, hampir semua anggota ARF terletak di kawasan “the ring of fire” (rawan bencana) seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, Tsunami. Begitu pula dengan banjir dan tanah longsor.

Ia menambahkan, bencana alam semakin sering melanda dalam beberapa tahun terakhir. Begitu pula intensitasnya yang semakin tinggi. Maka upaya penanganan bencana menjadi tantangan besar. Hal Ini sudah menjadi masalah bersama menuntut perhatian dari masyarakat internasional.

Untuk itu, menurut dia, langkah latihan bersama dalam penanggulangan bencana regional ARF Direx merupakan respons yang baik untuk meningkatkan koordinasi dan manajemen antar instansi hingga antar kawasan.

“Kita harus menjalin kerja sama yang lebih erat dan terpadu dalam penanganan bencana. Target kita adalah kemampuan dalam merespons bencana secara tepat,” katanya.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam sambutan pembukaan ARF Direx mengatakan, latihan bersama ini juga meningkatkan kerja sama dan koordinasi antara militer dan sipil dalam penanganan bencana.

Dalam latihan bersama yang juga mengikutsertakan alusista tersebut, menurut dia, akan mendorong sinergi militer dan sipil sehingga mempercepat penanganan bencana dan meningkatkan kualitas penanganan.

Sementara itu dalam acara latihan bersama yang diikuti 20 negara tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang mengatakan, respons penanganan bencana yang baik dan dikoordinasikan sangat dibutuhkan.

Gubernur mengatakan, Manado merupakan daerah yang memiliki potensi bencana karena terletak di antara tiga lempeng dan enam patahan.

Sementara itu, dalam acara tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Makiko Kikuta memberikan sambutan dalam acara tersebut. Meski menurut Kepala BNPB Syamsul Mu`arif, delegasi Jepang tidak jadi berpartisipasi dalam latihan bersama penanganan bencana tersebut karena gempa bumi dan tsunami yang meluluhlantakkan sebagian daerah Negeri Sakura tersebut. (ant/her)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading