Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Bolmong Jadi Model Pengembangan Industri Energi Terbarukan

Staff Manado Today   |   24 Juni 2012 – 18:14 WITA

Seminar Menuju Kemandiriaan Energi dengan Bioetanol Aren

MANADO, (manadotoday.com) – Minuman keras jenis Cap Tikus yang dinilai pemicu utama kriminalitas dan masalah Kamtibmas di daerah ini ternyata mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Cap Tikus yang selama ini hanya dikenal sebagai bahan baku minuman keras, bisa diolah lanjut menjadi sumber energi baru yang dapat mengatasi krisis energi dan bahan bakar minyak seiring menipisnya cadangan minyak dan gas bumi.

‘’Kita sebenarnya tidak perlu khawatir terjadi krisis energy karena daerah ini mempunyai sumber energi dari aren yang merupakan tanaman endemik di Sulawesi Utara,’’ kata Johan Sinyo Mononutu, yang sejak tahun 2006 melakukan penelitian dan pengembangan tanaman aren sebagai sumber energi dan kebutuhan medis.

Sebagai pengusaha yang juga peduli dengan nasib petani aren di daerah ini, Om Sinyo – sapaan akrabnya, melihat potensi aren di daerah ini tidak kalah dengan kelapa dan cengkih. Sayangnya, arean hanya menghasilkan Cap Tikus yang notabene untuk dikonsumsi sebagai minuman keras.

‘’Sementara minuman keras dibatasi peredarannya karena terkait dengan masalah kriminalitas. Disini saya berpikir kalau cap tikus dilarang, bagaimana nasib para petani aren. Makanya saya coba melakukan penelitian dan sekaligus melakukan rekayasa teknologi dengan bekerjasama dengan BPPT untuk mencari solusi terhadap masalah petani cap tikus,’’ papar Sinyo yang kini telah berhasil mengembangkan teknologi Bioetanol untuk dimanfaatkan para petani aren untuk menghasil produk energi.

Ia berharap, suatu saat Sulut menjadi daerah mandiri energi melalui pengembangan komoditi aren.

‘’Untuk sementara kami melakukan pengembangan di daerah Bolaang Mongondow,’’ tandasnya.

Sebagai tindak lanjut dari penelitian dan ujicoba yang dilakukannya selama kurang lebih 6 tahun, hasilnya akan diuji pada pelaksanaan Seminar Menuju Kemandiriaan Energi Melalui Produksi Bioetanol dari Tanaman Aren di Balai Desa Poopo 1 Kecamatan Passi Timur, Bolaang Mongondow.

‘’Kita coba melakukan seminar di daerah produksi supaya kita bisa melihat secara langsung demo produksi,’’ tandasnya.

Seminar ini melibatkan semua unsur yang terkait, antara lain, pemerintah, akademisi, pengusaha dan petani itu sendiri yang tergabung dalam wadah koperasi.

‘’Kita berusaha agar bioetanol ini diproduksi langsung oleh petani supaya petani dapat menikmati nilai tambah,’’ kata Sinyo yang juga Dirut PT Seho yang getol dan memfasilitasi pengembangan bioetanol di daerah ini.

Seminar yang digelar tanggal 27 Juni 2002 ini akan menghadirkan pembicara dari lintas kementerian. Antara lain, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi dari Kementerian ESDM, Dirjen Pengembangan Tekonologi Indutri Kementerian Perindutrian, Dirjen Peningktan Produktivitas dan standarisasiu Kementerian Koperasi, pejabat dari BPPT, akademisi, dan PT Seho sebagai pelopor pengembangan bioetanol dari tanaman aren.

Sinyo yang juga dikenal praktisi budaya Minahasa dan membina sanggar budaya ini mengharapkan, agar semua pihak yang terlibat dan peduli terhadap petani aren di daerah ini bisa menghadiri seminar ini.

‘’Saya berharap kita punya satu pandangan bagaimana membatasi peredaran minuman keras tanpa merugikan petani aren. Sebab, sejak dari dulu aren sudah menjadi sumber penghasilan petani. Makanya kita perlu bersama-sama mendorong agar tanaman aren ini bisa menjadi sumber pendapatan petani dengan mengembangkan teknologi terapan yang dapat menghasilkan sumber energy,’’ tuturnya. (*)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading