Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Tomohon

BS Cabang Kawangkoan Salurkan Bantuan Pengungsi Lokon

Staff Manado Today   |   26 Juli 2011 – 11:10 WITA

Tomohon Today – PT Bank Sulut Cabang Kawangkoan menyatakan kepedulian dengan memberikan bantuan kepada korban letusan Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara.

Bantuan berupa beras, mie instan dan air mineral itu diberikan Kepala PT Bank Sulut Cabang Kawangkoan, Jeane Rombepajung kepada Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohn, Frany Tulung, di Pokso Tanggap Darurat Penanggulangan Letusan Gunung Lokon di Tomohon.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Tomohon, Franny Tulung mengatakan, memberikan apresiasi atas kepedulian dan empaty dari Bank Sulut Kawangkoan atas korban bencana letusan Gunung Lokon.

“Terima kasih atas kepedulian yang telah diberikan, untuk membantu warga yang menjadi korban letusan gunung beberapa waktu lalu,” kata Tulung didampingi Kasi Logistik BPBD Tomohon, Marta Wondal.

Frany Tulung menambahkan, saat ini masih terdapat ratusan pengungsi Lokon yang berada di lokasi pengungsian Taman Kota.

Kepala PT Bank Sulut Cabang Kawangkoan, Jeane Rombepajung mengatakan, bantuan ini merupakan aksi spontanitas dari manajemen dan karyawan bank tersebut.

“Walaupun terlambat, berharap bantuan ini akan dapat disalurkan kepada warga korban letusan gunung,” kata Jeane.

Sebelumnya, aktivitas Gunung Lokon sejak bulan lalu terus meningkat, dan pada 27 Juni 2011 ditetapkan dalam status siaga, kemudian 10 Juli 2011 ditingkatkan ke status awas.

Peningkatan aktivitas disertai meletusnya Gunung Lokon beberapa waktu lalu menyebabkan 5.369 warga di Kelurahan Kinilow, Kelurahan Kinilow 1 dan Kakaskasen 1 harus diungsikan ke sejumlah tempat.

Pengungsi itu tersebar pada 23 titik lokasi pengungsian antara lain balai pertemuan umum kelurahan, aula gereja, ruang kuliah Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Universitas Negeri Manado (Unima) di Tomohon, aula Parakletos, rumah dinas Sinode GMIM dan Masjid.

Kemudian pada Minggu (24/7) siang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon memulangkan sekitar 5.000 lebih pengungsi letusan Gunung Lokon yang tersebar pada sekitar 23 titik pengungsian ke rumah masing-masing di Kelurahan Kakaskasen 1, Kinilow dan Kinilow 1.

Tetapi terdapat sekitar 222 pengungsi yang belum kembali ke rumah atau masih berada di tempat pengungsian Taman Kota karena lokasi tempat tinggal mereka berada di zona merah daerah rawan bencana yakni dalam radius 3 km.

Sementara itu, pada Minggu (24/7) sekitar pukul 22.00 wita status Gunung Lokon diturunkan menjadi level III atau siaga dari sebelumnya level IV atau awas.

Ketua Tim Tanggap Darurat Letusan Gunung Lokon Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Kristianto di Tomohon, mengatakan, pada status siaga ini rekomendasi yang diberikan masih sama dengan saat status awas, yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer (Km) dari kawah Tompaluan.

“Tetapi di luar radius 3 Km boleh melakukan aktivitas, tetapi masyarakat diimbau tetap waspada,” kata Kristianto. (ann/jw)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading