Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa

Bulan Ramadhan, Makam Imam Bonjol Ramai Dikunjungi

Staff Manado Today   |   1 Agustus 2011 – 16:15 WITA

Pineleng Today – Makam pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol yang terletak di Desa Lota, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, pada bulan Ramadhan seperti saat ini, ramai diziarahi warga.

Tak hanya warga Kota Manado dan sekitar Minahasa yang mengunjungi makam Peto Syarif Ibnu Pandito Bayanudin yang diberi gelar Tuanku Imam Bonjol. Warga Kotamobagu yang mayoritas muslim, juga menghabiskan waktu semalaman dan pulang esok harinya di permakaman tersebut.

“Memang ada juga yang datang ke sini hanya sekadar studi tur di waktu liburan sekolah. Tapi biasanya sepekan sebelum ibadah puasa banyak yang datang ke sini untuk ziarah dan baca doa,” ujar Ainun, penjaga Makam Imam Bonjol.

Wanita renta itu sudah 40-an tahun merawat makam ini. Selain makam Imam Bonjol, ada juga objek ziarah lain yang sering dikunjungi warga muslim. Letaknya hanya sekitar 50 meter dari makam, di pinggir sungai Pineleng.

“Di sini terdapat batu yang sering digunakan untuk sembahyang. Tempatnya memang sudah dipugar dan dijadikan lebih baik. Biasanya mereka bersembahyang dan semedi,” kata Ainun.

“Sepekan ini yang datang berziarah memang cukup banyak. Jumlahnya seratusan lebih,” katanya.

Selain berpasangan, ada juga yang datang berkeluarga sambil membawa perlengkapan ibadah dan bunga tabur. “Kami memang sering datang ke sini lebih awal. Kalau datang agak sore takut tidak kebagian tempat parkir,” kata Nur Kolondam, warga Wonasa.

Makam Tuanku Imam Bonjol mulai dipugar sejak tahun 1971 setelah meninggal 6 November 1854. Pahlawan Nasional ini memiliki pengawal, Apolos Minggu. Apolos kemudian memperistri Mince Perengkuan. Dari keturunan Apolos inilah dipercayakan merawat dan menjaga makam hingga sekarang.

Imam Bonjol adalah pahlawan nasional yang berasal dari Sumatra Barat. Dia melawan penjajah Belanda melalui Perang Paderi pada tahun 1918-1921, namun akhirnya tertangkap dan dibuang ke Bumi Nyiur Melambai, Sulawesi Utara.(ann/jw)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading