Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Buruh Kopra di Bitung Masih Jauh dari Kata Sejahtera

Aldy Monareh   |   20 Januari 2012 – 08:51 WITA

Bitung, (manadotoday.com) – Kendati Sulawesi Utara terkenal dengan daerah penghasil kopra terbesar di Indonesia yang merupakan salah satu komoditas andalan, Namun ternyata hal ini belum menjamin kesejahteraan petani kopra di Kota Bitung.
Seperti halnya pengakuan Umar, salah satu Buruh Kopra asal Girian yang sudah melakoni pekerjaan ini selama 3 Tahun. Kepada manadotoday Ia mengakui bahwa apa yang dihasilkan saat ini belum bisa menjamin kesejahteraan keluarganya.
”Setiap minggu, saya dan seorang teman seprofesi harus mengumpulkan 5 ribu biji kelapa untuk kemudian diolah (dikupas, dibelah kemudian diasapi) menjadi Kopra. Dan hanya mendapat 600 ribu dari hasil olahan tersebut, yang kemudian dibagi bertiga, itupun jika harga Kopra sedang bagus, ” ujarnya.
Dengan penghasilan tersebut, diakui Umar, dirinya belum mampu mensejahterakan keluarganya, apalagi kebutuhan hidup saat ini semakin meningkat ditambah lagi Ia masih harus mengongkosi dua anaknya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.
”Hanya ini pekerjaan yang bisa saya kerjakan untuk menghidupi keluarga,” kata Umar.
Karena itu Umar berharap agar pemerintah akan tetap menjaga kestabilan harga komoditas unggulan ini sehingga tidak turun ke titik terendah.
”Karena jika harga kopra turun itu akan berpengaruh pada hasil kami,” pungkasnya.
Untuk diketahui 5 ribu biji kelapa jika diolah akan menghasilkan kurang lebih 1 Ton Kopra, jika dikalikan harga Kopra saat ini sekitar Rp 700 per kg hasilnya Rp 7 Juta, sementara para Buruh Kopra hanya mendapatkan 8.5 persen dari hasil tersebut. sungguh memiriskan memang. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading