Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Hukum dan Kriminal

Cabuli Siswi SD, Pemuda Aertembaga Terancam Dibui 15 Tahun

Aldy Monareh   |   9 Januari 2012 – 20:39 WITA

Bitung, MTC – BT alias Ben (25) warga salah satu Kelurahan di Kecamatan Aertembaga harus berurusan dengan aparat hukum, karena nekad mencabuli Mawar (bukan nama sebenarnya_red), bocah perempuan berusia 6 Tahun, juga warga yang sama, sehingga bagian intim korban mengalami infeksi.
Akibat perbuatan tidak senonoh yang dilakukannya, lelaki lajang ini terancam penjara dengan hukuman maksimal 15 tahun.
Peristiwa dugaan pemerkosaan ini sendiri terjadi pada 2 Januari 2012 lalu, namun baru dilaporkan orang tua korban, pada Minggu (07/01) malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Selanjutnya pada Senin (09/01/2012) pagi tadi, setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian kemudian langsung menciduk pelaku yang sudah melarikan diri ke Pulau Lembeh.
Kapolres Bitung AKBP Satake Bayu SIK ketika dikonfirmasi tidak menampik peristiwa pencabulan ini.
”Pelakunya sudah diamankan dan saat ini sementara dimintai keterangan,” ujar Bayu didampingi Kapolsek Bitung Timur AKP M Kamidin.
Dihadapan sejumlah wartawan tersangka mengakui perbuatan bejatnya tersebut. Diaman pada saat memasuki rumah, tersangka melihat korban yang sudah tertidur pulas. Ia kemudian mencumbu gadis cilik ini, kemudian melucuti celana korban dan memasukan jarinya kedalam kemaluan Mawar.
Merasa belum puas, tersangka pun mencoba memasukan alat vitalnya kedalam kemaluan korban. Namun, tersangka agak kesulitan karena diakuinya bahwa alat kelaminnya sudah dipasang pelompong.
”Lantaran sempit kita nda kase trus. Cuma main-main deng jari,” akunya.
Diakuinya pula perbuatan senonoh ini dilakukannya karena sudah dipengaruhi Minuman keras (Miras).
”Kita manyasal skali so beking bagitu pa dia,” tuturnya.
Sementara menurut Kamidin, perbuatan tersangka itu tergolong nekad. Dimana ia memperkosa korban saat ia tertidur pulas pada malam kejadian sekitar 2 Januari lalu, pada saat orang tua korban tidak berada di rumah.
”Kabarnya pelaku sudah sering bertamu di rumah korban sehingga dengan leluasa dapat melancarkan aksinya. Begitu melihat korban yang masih tergolong siswi Kelas 1 SD ini, tersangka kemudian melakukan perbuatan tidak senonoh ini, ” ujarnya.
Lebih lanjut menurut Kamidin, perbuatan tersangka ini baru diketahui kedua orang tua korban, saat korban mengeluh sakit pada kemaluannya jika akan buang air kecil. Begitu ditanya penyebabnya gadis cilik ini akhirnya buka mulut.
”Saat kami menerima laporan orang tua korban tersangka langsung kami buru. Dan dari informasi yang kami terima tersangka sudah melarikan diri di rumah keluarganya di Lembeh. Tersangka kemudian dibekuk aparat di salah satu rumah keluarganya di Pulau Lembeh. Ia akan kita kenai Pasal 82 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun penjara,” jelasnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading