Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Cegah Penyebaran Eschericia Coli, Sulut Awasi Impor Buah

Manado Today   |   7 Juni 2011 – 20:01 WITA

Manado Today – Untuk mencegah penyebaran bakteri Eschericia coli yang menyebabkan diare di wilayah Eropa, Pemprov Sulut melalui Dinas Perindustrian dan Perdaganga (Disperindag), akan mengawasi buah impor yang masuk ke daerah ini. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut, Janny Rembet.

“Sayuran impor hampir tidak ada, yang ada dan banyak diperdagangkan yakni buah. Untuk itu kami akan turun bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemeriksaan higienitas produk buah di pasaran,” kata Rembet, Selasa (7/6/2011).

Dikatakannya lagi, langkah antisipatif ini dilakukan guna memberi perlindungan kepada konsumen di Manado sehingga terbebas dari bakteri berbahaya, dan karena kasus E coli diduga lewat beberapa sayuran.

Lanjutnya menyampaikan, buah impor yang beredar di Manado, selain berasal dari negara Asia, ada juga yang didatangkan dari beberapa negara Eropa.

“Ada dugaan kontaminasi bakteri mematikan ini lewat sayuran seperti ketimun dan lainnya, dan karena buah masuk jenis holtikultura sebagaimana sayuran, maka diputuskan pengawasan ke komoditas ini,” kata Janny.

Ia menambahkan, target pengawasan, yakni tempat-tempat yang biasa menjual buah dan sayuran impor seperti pasar swalayan dan pedagang lainnya.

“Namun dengan pengawasan ini, masyarakat Manado untuk tidak panik, apalagi sampai menghentikan mengkonsumsi komoditas tersebut sebab sebagian besar produk beredar di pasaran Manado merupakan produksi petani local,” pungkasnya.

Perlu diketahui, The Health Protection Agency (HPA) Inggris menyatakan, bakteri E Coli ini diduga varian baru dari strain 0l04 langka yang meningkat kemampuannya untuk menginfeksi banyak orang. Organisasi kesehatan dunia (WHO) memperingatkan varian E Coli itu belum pernah ditemui pada kasus wabah sebelumnya, dan salah satu yang mencemaskan pada bakteri ini yakni sangat beracun dan menular. (ann/ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading