Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Dampak Mahalnya MT, Warga Minsel Beralih ke Kayu Bakar

David Masengi   |   11 November 2011 – 09:41 WITA

Amurang, MTC – Pasca naiknya harga minyak tanah (MT) eceran di Minahasa Selatan (Minsel), sejumlah ibu rumah tangga mulai beralih ke bahan bakar tradisional, yakni kayu bakar. Baik yang ada di perkotaan maupun di pedesaan yang ada di Minsel.
Menurut mereka, kayu bakar dinilai tidak beresiko. Sebab paket elpiji yang diberikan ke masyarakat, masih enggan dipergunakan.
“Kami sudah menerima paket elpiji 3 kg. Akan tetapi kami tidak mau mengunakannya. Karena kami sudah melihat dari TV banyak ledakan yang terjadi akibat elpiji tersebut,” ujar sejumlah ibu rumah tangga yang ada di Amurang.
Bagi mereka juga, banyak alasan yang memaksanya harus beralih ke kayu bakar. Sebab menurut mereka puluhan tahun lalu, mereka sudah terbiasa memasak dengan kayu bakar.
Secara ekonomis, memasak dengan kayu bakar lebih menguntungkan.
” Kayu bakar bisa dipakai sampai empat lima hari. Bahkan bisa sampai seminggu. Masakan terasa lebih enak kalau menggunakan kayu bakar,” ujar mereka lagi kepada manadotoday Jumat (11/11/2011).(dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading