Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Manado

Di Manado, Ditemukan “Cakalang Fufu” Gunakan Zat Pewarna

Manado Today   |   19 Juli 2012 – 03:26 WITA

MANADO, (manadotoday.com) – Inspeksi mendadak yang dilakukan Tim Pengawasan Barang Beredar (TPBB) yang dipimpin langsung Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Bayu Krisnamurthi, didampingi Wagub Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd dan Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan, untuk meninjau produk bahan makanan menjelang Bulan Puasa di pasar Karombasan, Kota Manado, ditemukan ikan “cakalang fufu” ternyata mengandung zat pewarna.

Di Manado, Ditemukan “Cakalang Fufu” Gunakan Zat Pewarna

Inspeksi mendadak TPBB yang dipimpin Wamendag di Kota Manado

Kondisi itu, diketahui setelah dilakukan untuk 32 uji sampel produk pangan di mobil laboratorium Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manado, terhadap ikan cakalang fufu yang di jual pedagang.

“Tim mendapati ada dua sampel, positif mengandung zat pewarna yakni  rodhamin B,” kata Wamendag.

Sementara sidak terhadap produk non pangan di salah satu distributor ban kendaraan roda empat brigston, yakni di PT. Alto Prima yang terletak di kawasan Tuminting, ditemukan juga 5000 ban merek HKK, yang tak sesuai Standard Nasional Indonesia (SNI).

“Ini sudah melanggar aturan barang import. Ban ini adalah produk import dari Korea, dan diperdagangkan tanpa penandaan sesuai SNI,” ujar Wamendag.

Untuk sidak di wilayah pineleng, ditemukan juga produk ban impor kendaraan roda empat merek YKH sebanyak 1.164, tanpa dilengkapi penandaan nomor pendaftaran barang (NPB).

Inspeksi mendadak TPBB yang dipimpin Wamendag di Kota Manado

Inspeksi mendadak Wamendag didampingi Wagub Sulut di Kota Manado

Sedangkan sidak bahan non pangan di kawasan Marina Plaza, yang sebagian besar merupakan barang impor, juga ditemukan tak mmenuhi ketentuan yang berlaku.

Produk-produk itu, diantaranya mesin pompa air merek MLP, DMY, dan KT sejumlah 33 unit, lampu swaballast merek MGM dan MTK sebanyak 238 buah, kabel listrik merek SGM dan OTM sebanyak 28 rol, produk MCB merek MTK sebanyak 92 buah.

Begitu juga dengan sidak penjual kosmetik di depan Toko Modern kawasan pasar 45 Manado, ditemukan 134 kosmetik dari 38 jenis, asal Filipina, ternyata palsu dan mengandung merkuri dan hidroguinone. Produk-produk tersebut paling banyak adalah sabun pembersih muka wanita.

“Saat ini telah beredar juga pula pupuk palsu mereks NPK multi thoska produk jatim. Kalau dilihat, memang sama dengan aslinya, namun hanya merugikan petani saja,” ungkap Wamendag, seraya mengatakan hasil temuan ini, akan dibahas bersama di jakarta.

“Kami akan bahas tindakan tegas apa untuk diberikan pada importir dan eksportir nakal di tanah air,” lanjutnya.

Sementara Wagub Kansil, mengatakan jika Pemprov Sulut sangat mendukung sidak seperti ini. Sebab, hal seperti ini dapat memotivasi pemerintah dan masyarakat Sulut, untuk meningkatkan pengawasan barang dan makanan yang beredar.

“Dengan kegiatan ini, para penjual akan menyadari kesalahan yang mereka lakukan dan masyarakat akan lebih berhati-hati dalam berbelanja,” tukas Kansil.

Selain Wamendag, TPBB pusat yang mengikuti sidak tersebut, yakni Deputy Bidang Pengawasan Keamanan Pangan Bahan Berbahaya BPOM, Dr. Roy Sparinggga, Kombes Pol Drs. Herru Sulistiono dari Bareskrim Mabes Polri, dan Dirjen Standarisasi dan perlindungan konsumen. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading