Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Diduga Sarat KKN, Polres dan Kejari Diminta Awasi ULP Minsel

David Masengi   |   30 Juni 2012 – 17:04 WITA

AMURANG, (manadotoday.com) – Sejumlah elemen masyarakat Minahasa Selatan (Minsel) mendesak agar aparat penegak hukum turun langsung melakukan pengawasan sekaligus penyelidikan terhadap tender proyek yang dilakukan pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Minsel.

Hal ini karena diduga terjadi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam proses lelang tender sejumlah proyek yang ditangani ULP Minahasa Selatan.

Seperti halnya yang diutarakan  Sammy  Kumayas tokoh masyarakat asal Minsel. Dikatakannya dalam poses lelang tender proyek yang ditangani oleh ULP  Minsel ditenggarai bermasalah karena diduga tehnis pelaksanaannya sudah diatur dan perusahaan yang keluar sebagai pemenang tender sudah diarahkan .

“Kami minta aparat hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Amurang untuk turun tangan melakukan penyelidikan,” ujarnya.

”Dan benar atau tidaknya dugaan penyimpangan dalam proses tender tersebut, nantinya dibuktikan lewat proses penyelidikan dan penyidikan,” tambahnya.

Sementara itu Kepala ULP Minsel Sam Slat, yang berusaha dikonfirmasi terkait dugaan KKN proses lelang tender, belum bisa  ditemui,(dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading