Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Hukum dan Kriminal, Minahasa Tenggara

Dieksekusi, Tergugat Enggan Angkat Kaki

Staff Manado Today   |   16 Juli 2011 – 09:15 WITA

Terjadi di Liwutung Kecamatan Pasan

Pasan Today – Eksekusi tanah dan bangunan rumah yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Tondano di Desa Liwutung 1 Kecamatan Pasan mendapat perlawanan pihak keluarga yang kalah dalam kasus perkara perdata tersebut.

Eksekusi berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tondano 24 Juni 2011 dengan nomor 12/pen..eks/2011/PN-TDN di mana Keluarga Arigo Rambi sebagai penggugat memenangkan perkara perdata dari keluarga Syul Potangkuman.

Keluarga tergugat merasa keberatan meninggalkan lahan dan bangunan rumah yang sudah lama ditempatinya.

‘’Ini adalah tanah warisan orang tua,’’ kata Potangkuman sambil menuding putusan pengadilan adalah rekayasa dan tidak adil, sehingga mereka melakukan perlawanan dan enggan keluar dari lokasi tersebut.

Melihat adanya perlawanan dari keluarga pihak tergugat ini, aparat Kepolisian Resort Minahasa Selatan yang diterjunkan untuk mengamankan eksekusi ini langsung melakukan tindakan persuasif kepada keluarga tergugat yang menghalangi eksekusi lahan dan bangunan dari pihak PN Tondano.

Proses eksekusi di awali dengan pembacaan surat keputusan dari pihak PN Tondano, kemudian dilanjutkan pengeksekusian dengan merobohkan salah satu bangunan kios, serta penyegelan bangunan rumah.

Sementara pihak keluarga penggugat yang didampingi oleh pengacaranya mengatakan, permasalahan ini sebelumnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Pihak penggugat sebagai pemilik lahan bersedia mengizinkan keluarga tergugat untuk menempati tanah dan bangunan rumah, berhubung keluarga penggugat tinggal di luar daerah.

Dengan catatan, ketika tanah dan bangunan itu akan diguanakan keluarga, tergugat harus meninggalkan tanah dan bangunan rumah tersebut. Namun ketika pemilik akan menggunakan rumah dan bangunan tersebut, tergugat beserta keluarga enggan meninggalkan tanah dan bangunan tersebut dan mengklaim tanah itu adalah milik mereka. Dan pada akhirnya perkara ini pun harus diselesaikan lewat pengadilan dan di menangkan oleh keluarga Arigo Rambi sebagai `penggugat. (vel)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading