Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Disparbud Manado Gelar Rakor Bersama Pelaku Usaha Wisata

Aldi Mawitjere   |   17 November 2011 – 19:51 WITA
Kota Manado

Ai saat melakukan sambutan dalam rekor dinas periwisata Manado dengan pelaku usaha pariwisata

Manado, MTC – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Manado, Kamis (17/11/2011) menggelar rapat koordinasi dan evaluasi dengan pelaku usaha pariwisata se-Kota Manado, yang dilaksanakan di Swiss-bel Maleosan.
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Walikota Manado, Harley AB Mangindaan SE MSM, menghadirkan Jeck Parera SE selaku mantan kadis pariwisata dan Alfa Tumbuan manajemen pariwisata tersebut dalam rangka upaya Pemkot Manado mewujudkan kota wisata.
Menurut, Ai sapaan akrab wawali, fenomena pariwisata di Kota Manado itu sangat besar. Seperti halnya Hotel, Restoran, dan tempat hiburan.
“Sebagai Pemerintah saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pelaku usaha yang berkesempatan datang. Sedangkan untuk yang belum sempat mengikuti rakor ini saya memaafkan. Karena rapat koordinasi ini untuk kepentingan kita bersama,”ujar Ai dihadapan peserta rapat.
Lanjut dikatakannya, Manado sebagai pusat destinasi Nasional perlu terus melakukan pembenahan kedepan.
“Manado telah dijadikan salah satu kota MICE atau ‘Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition” (Indonesia: Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran),”terangnya.
Plt Kadis Parbud, DR Peter Karbert Assa MT Phd, mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini dalam rangka membahas isu-isu penting di bidang kepariwisataan serta mengali potensi wisata baru di Kota Manado.
“Tidak bisa kita pungkiri, laju pertumbuhan pelaku usaha di kota Manado dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Seperti halnya hotel berbitang yang sebelumnya hanya tujuh namun kini jumlahnya 14 hotel atau mengalami kenaikan 12 persen. Begitu juga dengan hotel melati dari 50 buah, kini sudah menjadi 80 buah,”ujar Assa.
Lanjut dikatakannya, dalam acara diskusi kali ini juga untuk membicarakan bersama pelaku usaha terkait Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) termasuk tarif hotel di kota manado.
“Tarif hotel di Manado belakangan ada informasi dinaikan. Kami berharap para pelaku usaha perhotelan tidak menaikan tarif hotel diatas 20 persen. Hal ini juga telah ditegaskan oleh menteri pariwisata dan kebudayaan,”terangnya.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading