Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan, Product Promosi

Disperindag: Belum Semua BUMN Berperan Pada Pasar Murah

Redaksi Manado Today   |   28 Februari 2011 – 23:12 WITA

Manado Today – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) menyebutkan belum semua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) berperan pada kegiatan pasar murah menekan inflasi.

Kegiatan pasar murah kerja sama BUMN memfokuskan pada tiga bahan pokok utama yakni beras, minyak goreng dan gula. ” Tetapi pada pelaksanaan pertama Jumat (26/2) lalu ternyata belum diikuti BUMN besar,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Sanny Parengkuan di Manado, Senin.

Sanny mengatakan, pasar murah tiga bahan pokok utama merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perdagangan RI dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara dengan sasaran menahan laju inflasi, karena itu diminta peran aktif seluruh BUMN yang ada.

“BUMN punya dana untuk lingkungan (CSR), ini dapat dimanfaatkan mensubsidi beras, gula dan minyak goreng sehingga boleh ditekan lebih rendah, dengan demikian bisa lebih bermanfaat dalam menekan laju inflasi,” kata Sanny.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut, Janny Rembet, untuk pelaksanaan pasar murah di Sulut, maka koordinatornya yakni PT Semen Tonasa. “PT Semen Tonasa merupakan ketua Forum kerjasama BUMN, karena itu dipercayakan mengkoordinir semua BUMN agar dapat berperan aktif dalam mendukung pendanaan pasar murah,” kata Janny.

Dalam pelaksanaan murah di Tingkulu, Teling Manado, Jumat, tiga jenis bahan kebutuhan pokok dijual sangat murah, untuk beras seharga Rp5.000 per kilogram (pasaran bebas Rp6.500-7.000 per kg), minyak goreng Rp8.000 (pasaran Rp12.000) dan gula pasir Rp8.000 (Rp11.000 per kg).

Bila semua BUMN berperan aktif, kata Janny maka selain harga masih bisa diturunkan, volume barang yang akan dijual di pasar murah dapat meningkat, dengan demikian lebih banyak masyarakat yang memperoleh manfaat. Pasar murah BUMN pertama di Manado, antara lain diikuti PT Semen Tonasa, Perum Bulog, BRI, Pertamina, sedangkan BUMN lainnya belum terlibat serta. (ann/her)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading