Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Disperindag Sulut Tera Alat Ukur Angkutan BBM

Redaksi Manado Today   |   8 April 2011 – 06:28 WITA

Manado Today – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan tera alat ukur yang digunakan pada semua angkutan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Tera peralatan dimaksudkan agar alat ukur yang ada pada semua angkutan BBM tersebut memenuhi takaran yang sebenarnya,” kata Kepala UPTD Metrologi Sulut, Renny Tampi di Manado.
Dalam setahun sekitar 60 angkutan BBM yang beroperasi di Manado dan daerah lainnya di Sulut dilakukan pengukuran kembali alat ukur atau tera ulang.
“Angkutan tersebut baik pengangkut minyak tanah, premium, solar maupun avtur,” kata Renny.
Renny mengatakan, alat ukur yang ditera tersebut sebagian besar diantaranya sudah memasuki masa usia tera yakni satu tahun.
“Sesuai aturan setiap tahun alat ukur yang digunakan harus dilakukan pemeriksaan atau dikenal dengan tera ulang,” kata Renny.
Tindakan ini dilakukan agar para pengusaha angkutan BBM tidak dirugikan karena takaran alat ukur tidak benar, demikian juga konsumen yang menjadi pengguna akhir dapat memperoleh BBM sebagaimana takaran yang sebenarnya.
Tera alat ukur kendaraan pengangkut BBM tersebut, kata Renny merupakan bagian pengawasan dari semua alat ukur yang digunakan dalam perdagangan yang pada intinya guna memberi perlindungan kepada konsumen.
Pengusaha dihimbau untuk segera melakukan tera alat ukur yang digunakan bila sudah melewati batas waktu yang ditentukan sebagaimana tertera pada segel tera.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan tera alat ukur yang digunakan pada semua angkutan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
“Tera peralatan dimaksudkan agar alat ukur yang ada pada semua angkutan BBM tersebut memenuhi takaran yang sebenarnya,” kata Kepala UPTD Metrologi Sulut, Renny Tampi di Manado, Kamis.
Dalam setahun sekitar 60 angkutan BBM yang beroperasi di Manado dan daerah lainnya di Sulut dilakukan pengukuran kembali alat ukur atau tera ulang.
“Angkutan tersebut baik pengangkut minyak tanah, premium, solar maupun avtur,” kata Renny.
Renny mengatakan, alat ukur yang ditera tersebut sebagian besar diantaranya sudah memasuki masa usia tera yakni satu tahun.
“Sesuai aturan setiap tahun alat ukur yang digunakan harus dilakukan pemeriksaan atau dikenal dengan tera ulang,” kata Renny.
Tindakan ini dilakukan agar para pengusaha angkutan BBM tidak dirugikan karena takaran alat ukur tidak benar, demikian juga konsumen yang menjadi pengguna akhir dapat memperoleh BBM sebagaimana takaran yang sebenarnya.
Tera alat ukur kendaraan pengangkut BBM tersebut, kata Renny merupakan bagian pengawasan dari semua alat ukur yang digunakan dalam perdagangan yang pada intinya guna memberi perlindungan kepada konsumen.
Pengusaha dihimbau untuk segera melakukan tera alat ukur yang digunakan bila sudah melewati batas waktu yang ditentukan sebagaimana tertera pada segel tera. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading