Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Hukum dan Kriminal

Ditinggal Sang Kekasih, Pemuda Pinokalan Tewas Gantung Diri

Staff Manado Today   |   18 Juli 2011 – 07:40 WITA

Bitung Today – Akibat ditinggal sang kekasih pemuda Pinokalan Lingkunagn III, Kecamatan Ranowulu yang teridentifikasi bernama Meydy Panebareng (19) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Informasi yang dirangkum menyebutkan korban yang baru lulus SMA setahun yang lalu tinggal bersama tantenya Rini Panebareng warga kelurahan Pinokalan Lingkungan III, ditemukan Sudah tidak bernyawa lagi di pondok milik keluarga Jhoni Tangkilisan kelurahan yang sama, dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali nilon yang diikatkan pada sebuah kayu loteng, pada Minggu (17/07/2011) sekitar pukul 08.30 Wita, yang ditemukan oleh Rianty Manentiwalo dan tante korban.

Kapolres Bitung AKBP Satake Bayu SIK melalui Kapolsek Bitung Utara AKP Venty Kawulur ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya dari pengakuan Rianty Manentiwalo teman pacar korban bahwa pada Sabtu (16/07/2011) sekitar pukul 19.00 wita, Rianty mengaku menerima telepon dari pacar korban bernama Mira Asnawi yang saat ini berada di Tahuna.

Dalam pengakuannya kata Mira Ia dan korban (pacarnya, red) sempat bertengkar lewat HP, dan korban sempat mengatakan kepada pacarnya bahwa korban akan bunuh diri dengan cara gantung diri, sehinnga pacar korban meminta Rianty Manentiwalo untuk mengecek korban di Tempat kejadian perkara (TKP) karena tempat tersebut sering dijadikan tempat korban dan pacarnya apabilah sedang bertengkar.

Sehingga pada Minggu sekitar pukul 08.30 Wita Rianty Manentiwalo dan ibu Rini Panenbareng tante korban langsung mengecek di TKP, dan menemukan korban sudah bunuh diri dengan cara gantung diri dan langsung melaporkan kejadian ke Polsek Bitung Barat.

Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Bitung Barat dan tim identifikasi langsung menuju TKP, dan selanjutnya mengevakuasi korban ke RS manembo-nembo guna dilakukan pemeriksaan.

”Sayangnya keluarga tidak mengijinkan korban untuk di autopsi,” terang Kawulur. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading