Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Gorontalo

Dosen Plagiat di Universitas Negeri Gorontalo Dilarang Menulis

Redaksi Manado Today   |   3 Juni 2011 – 11:36 WITA

Gorontalo Today – AR, oknum dosen di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) diberi sanksi berupa dilarang menulis dalam bentuk apapun, setelah dia ketahuan melakukan plagiat atas dua artikel yang pernah dituliskan di sebuah harian lokal.
Rektor Universitas Negeri Gorontalo Syamsu Qomar Badu, di Gorontalo, Jumat mengatakan, selain dilarang menulis, AR juga dicopot dari sejumlah jabatan yang selama ini dipegangnya.

Jabatan yang harus ditanggalkan AR tersebut meliputi Ketua Ikatan Penulis Indonesia (IKAPI) Provinsi Gorontalo, Sekretaris Jurusan Pendidikan Luar Biasa, dan Sekretaris Senat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNG, tempatnya mengajar selama ini.
Terkait dengan pencopotan jabatanya sebagai ketua IKAPI, rektor menyebutkan, itu dilakukan karena organisasi penulis tersebut dibentuk atas kerja sama dengan UNG.

Pada tanggal 5 hingga 7 Mei 2011, secara bersambung AR memublikasikan artikel di Harian Gorontalo Post berjudul “Kepala Sekolah Bervisi Kualitas Berkelanjutan”, yang ternyata diplagiat dari sebuah artikel berjudul “Profesionalisme Kepala Sekolah dan Perbaikan Pendidikan” karya Dion Eprijun Ginarto.
Dion adalah alumnus Program Studi Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi, yang kini dosen Akademi Bahasa Asing (ABA) Nurdin Hamzah Jambi.

Tulisan Dion yang diplagiat AR itu dipublikasikan di blog pribadinya, http://dionginanto.blogspot.com.

Sedang tulisan kedua yang diplagiat, juga dipublikasikan di Gorontalo Pos edisi 23-25 Mei 2011, berjudul “Pendidikan Bukan Kapitalisme yang Licik”. AR menulis itu sebagai refleksi hari pendidikan nasional.

Judul asli tulisan tersebut adalah “Pendidikan untuk Siapa ;Analisis tentang UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional” karya Muhammad Rizal Siregar, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Graha Kirana Medan, dan ketua Divisi Advokasi Solidaritas Buruh Sumatera Utara.
Tulisan aslinya pernah dimuat di Buletin JALA (Jaringan Advokasi Nelayan Sumatera Utara) 2003.
Kasus plagiat yang dilakukan AR, pertama kali diungkapkan oleh seorang dosen yang enggan menyebutkan namanya, dengan alasan tidak enak hati dengan rekannya itu.

“Saya mengungkapkan hal ini bukan karena iri, apalagi ingin menghalangi karir seseorang, tapi karena plagiat memang tidak bisa ditolerir, melecehkan dunia akademik,” ungkap seorang staf pengajar di UNG.

Dia sendiri mengaku kaget, tidak percaya bahwa AR yang terkenal produktif menulis dan telah menghasilkan beberapa karya buku, ternyata melakukan plagiat, bahkan salah ketik dalam tulisan aslinya saja turut serta dalam karya contekannya itu.

Kasus plagiat yang dilakukan dosen UNG, bukan untuk pertama kalinya terjadi. Pada 2010, dua dosen juga ketahuan melakukan plagiat atas karya penelitian untuk pengabdian masyarakat. (ant/her)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

& Komentar »

  • bagaimana pun tulisan plagiat adalah tindakan yang melanggar etika..
    kalau saya boleh bicara plagiat adalah sebuah sikap marginal, pinggiran, yang tidak dapat ditoleransi lagi..apalgi dilakukan oleh seorang Dr.
    mungkin ini menjadi pengalaman dan pembelajaran bersama bagi para penulis, untuk lebih berhati-hati, dan saling menghargai karya orang lain. kalau pun mengutip harus dituliskan sumbernya dari mana…ide merupakan kekayaan intelektual yang harus dihargai, dan diatur dalam sebuah undang-undang..
    kalau saya sebagai Dion, saya akan menempuh jalur hukum, agar kasus seperti ini, tidak terulanglagi. terlepas dari unsur sengaja, atau tidak sengaja, niat atau tdak niat untuk menjiplak, sekali lagi saya sangat tidak mendukung adanya plagiat….

    terimasih kasih
    Bambang Setiawan
    Staf Pengajar SMA Pelita Raya
    peduli pendidikan karakter bangsa

  • Indrajit mengatakan:

    Setuju dengan bapak setiawan. Plagiat adalah hal yang sangat memalukan!!!

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading