Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado, Nasional

DPR RI Bantu Persoalan Kelistrikan di Sulut

Redaksi Manado Today   |   12 April 2011 – 19:38 WITA

Manado Today – Tim Komisi VII DPR RI siap membantu melakukan lobi ke pihak PT PLN dan swasta, untuk menambah daya energi listrik ke Sulawesi Utara (Sulut), guna menutupi krisis listrik yang ada.

“DPR tentu akan berupaya semaksimal mungkin membantu upaya pengembangan energi listrik di daerah, asalkan semua permasalahan di daerah disampaikan juga ke wakil rakyat dan pemerintah pusat,” kata ketua tim rombongan Komisi VII DPR RI, Teuku Riefky Harsya, ketika berkunjung ke Sulut, Selasa.
Dihadapan Wakil Gubernur Sulut Djauhari Kansil, menurut Harsya bahwa berbagai persoalan energi di Sulut tentunya memiliki solusi dapat diselesaikan, untuk itu DPR RI memerlukan informasi yang jelas untuk mengatasi masalah tersebut sesuai dengan kewenangan dan kapasitas yang dimilikinya.
Guna mendapatkan singkronisasi dari masalah pasokan energi listrik di Sulut, DPR RI melakukan kunjungan kerja di beberapa lokasi pembangkit listrik yang ada.
Untuk itu, tim komisi VII melaksanakan pemantauan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong unit IV, V dan VI di Kabupaten Minahasa, serta PLTP Kotamobagu unit I hingga IV.
Kemudian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Amurang, Minahasa Selatan serta Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Tonsea Minahasa utara.
Disamping itu, Harsya menambahkan sumber daya lokal harus dimanfaatkan secara optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu pemerintah pusat dan daerah harus mendorong kegiatan riset yang memiliki relevansi dengan upaya optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki.
Dijelaskan Harsya bahwa pengawasan pada aspek sumber daya alam, lingkungan hidup dan teknologi merupakan tantangan yang kita hadapi disektor energi saat ini, yakni pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri yang meningkat cepat sebagai konsekuensi dari perkembangan ekonomi.
Terhadap kondisi tersebut, ia menyatakan, upaya yang harus dilakukan adalah peningkatan serta pemerataan kemampuan suplai energi, terutama dengan mengutamakan pemanfaatan energi lokal.

Manado, 12/4 (ANTARA) – Tim Komisi VII DPR RI siap membantu melakukan lobi ke pihak PT PLN dan swasta, untuk menambah daya energi listrik ke Sulawesi Utara (Sulut), guna menutupi krisis listrik yang ada.
“DPR tentu akan berupaya semaksimal mungkin membantu upaya pengembangan energi listrik di daerah, asalkan semua permasalahan di daerah disampaikan juga ke wakil rakyat dan pemerintah pusat,” kata ketua tim rombongan Komisi VII DPR RI, Teuku Riefky Harsya, ketika berkunjung ke Sulut, Selasa.
Dihadapan Wakil Gubernur Sulut Djauhari Kansil, menurut Harsya bahwa berbagai persoalan energi di Sulut tentunya memiliki solusi dapat diselesaikan, untuk itu DPR RI memerlukan informasi yang jelas untuk mengatasi masalah tersebut sesuai dengan kewenangan dan kapasitas yang dimilikinya.
Guna mendapatkan singkronisasi dari masalah pasokan energi listrik di Sulut, DPR RI melakukan kunjungan kerja di beberapa lokasi pembangkit listrik yang ada.
Untuk itu, tim komisi VII melaksanakan pemantauan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong unit IV, V dan VI di Kabupaten Minahasa, serta PLTP Kotamobagu unit I hingga IV.
Kemudian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Amurang, Minahasa Selatan serta Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Tonsea Minahasa utara.
Disamping itu, Harsya menambahkan sumber daya lokal harus dimanfaatkan secara optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu pemerintah pusat dan daerah harus mendorong kegiatan riset yang memiliki relevansi dengan upaya optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki.
Dijelaskan Harsya bahwa pengawasan pada aspek sumber daya alam, lingkungan hidup dan teknologi merupakan tantangan yang kita hadapi disektor energi saat ini, yakni pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri yang meningkat cepat sebagai konsekuensi dari perkembangan ekonomi.
Terhadap kondisi tersebut, ia menyatakan, upaya yang harus dilakukan adalah peningkatan serta pemerataan kemampuan suplai energi, terutama dengan mengutamakan pemanfaatan energi lokal. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading