Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Bitung, Headline

DPRD “Obok-obok” PLN Ranting Bitung

Aldy Monareh   |   28 Oktober 2011 – 17:27 WITA
DPRD hearing PLN Ranting Bitung

DPRD saat hearing dengan PLN Ranting Bitung

Bitung, MTC – DPRD Kota bitung akhirnya membuktikan janjinya dengan memanggil hearing PLN Ranting Bitung, sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat terhadap kinerja PLN Ranting Bitung. Buktinya Jumat (28/10/2011) di ruang rapat pimpinan, lintas Komisi DPRD Kota Bitung, “mengobok-obok” Kepala PLN Ranting Bitung Alfons Salindeho seputar keluhan para pelanggan yang ada di Kota Bitung, mulai dari pemadaman listrik hingga kesalahan pencatatan meter yang berakibat melonjaknya pembayaran tagihan listrik.

Victor Tatanude, personil Komisi A DPRD Kota Bitung secara tegas menyatakan bahwa kinerja PLN Ranting Bitung sangat buruk. Sebab menurutnya banyak pelanggan yang menjadi korban akibat ulah PLN. Contoh melonjaknya pembayaran warga diakibatkan kesalahan pencatatan meter serta kerugian yang diderita para pelanggan akibat pemadaman sepihak tanpa pemberitahuan.

“Jika kesalahan pencatatan meter seharusnya jangan dibebankan ke pelanggan, dan yang harus diberikan denda petugas pencatat meter yang merupakan mitra kerja PLN. Bagaimana dengan pelanggan yang ekonomi lemah jika biasa membayar 30 Ribu rupiah pada akhirnya harus membayar 1 Juta, pasti mereka tidak mampu,” koar Tatanude.

Senada itu juga, Boy Gumolung menyatakan harusnya PLN jangan lepas tangan dan jangan hanya menyerahkan hal ini ke pihak ketiga, perihal kesalahan pencatatan meter, karena tenaga outsorshing merupakan mitra kerja PLN.

“PLN juga harus bertanggung jawab, karena melonjaknya pembayaran rekening bukan kesalahan pelanggan. Sdan sesuai PP No 8 2011 ayat 2, PLN harus memberikan potongan pada bulan berikutnya jika terjadi kesalahan pencatatan meter,” ujar Gumolung.

Sementara itu Sekretaris Komisi C Lexy Maramis mengharapkan agar kedepan, PLN Ranting Bitung akan memperbaiki kinerjanya.

“Banyak PR yang harus diselesaikan. Dan jika akan melakukan pemdaman harus ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat,” ujarnya.

Menariknya disematara pelaksanaan hearing berlangsung terjadi insiden mati lampu, yang disoraki oleh para warga masyarakat dan sejumlah staff pegawai DPRD Kota Bitung yang hadir dalam hearing tersebut. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading