Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

DPRD Imbau Warga Sulut Wapadai Gerakan NII

Staff Manado Today   |   30 April 2011 – 19:09 WITA

Manado – Kalangan anggota DPRD Sulawesi Utara menghimbau masyarakat untuk mewaspadai gerakan dan keberadaan paham Negara Islam Indonesia (NII), walaupun belum tahu sudah berada di daerah atau belum.

Benny Ramdhani

Foto : Benny Ramdhani.

“Paham NII jika tidak ditangkal dari sekarang, nantinya bisa membawa persoalan besar dikemudian hari,” kata anggota DPRD Sulut Benny Ramdhani, di Manado, Sabtu.

Menurut Ramdhani yang juga Ketua GP Ansor Sulut itu, maraknya pemberitaan gerakan NII di Indonesia melalui media massa, setidaknya memberikan langkah kewaspadaan kepada warga terutama kalangan mahasiswa dan pelajar, bahwa gerakan mereka itu ada dan sering melakukan “cuci otak” kepada korban.

Selain paham NII, Ramdhani juga menentang keras tindakan radikalisme sejumlah organisasi yang membawa nama agama, karena dinilai bertentangan dengan ajaran serta merusak citra bangsa.

“Tindakan radikalisme membawa nama Islam sekaligus bercita-cita membentuk negara Islam, merupakan hal salah dan siap berhadapan dengan massa Ansor dan Banser,” katanya.

Ramdhani yang juga anggota DPRD Sulut menyatakan bahwa, tidak ada alasan apapun dan bagi siapapun untuk membentuk negara yang baru atau mengubah dasar negara, pasti akan berhadapan dengan seluruh massa Sulut serta GP Ansor dan Banser.

“Bentuk terorisme atau ajaran sesat yang merugikan ideologi bangsa dan melenceng dari ajaran agama tidak ada di Sulut. Sejauh ini Sulut sangat menjunjung tinggi pluralisme,” jelasnya.

Anggota DPRD Sulut lainnya Lexi Solang mengatakan, gerakan NII perlu ditangkal jika memang hendak masuk ke Sulut.

“Peran kepolisian untuk menangani gerakan NII jika ada aktifitas di daerah, serta masyarakat berhak melaporkan kalau memang ditemukan,” ujarnya.

Paham NII haris di cegah di Sulut, karena daerah itu merupakan daerah yang pluralis dan menjunjung tinggi toleransi, sehingga tidak ada aksi kekerasan apapun untuk merusak ideologi bangsa. (ann/raf)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading