Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » DPRD Sulut

DPRD Sulut Desak Pemerintah Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Redaksi Manado Today   |   16 April 2011 – 21:56 WITA

Manado Today – DPRD Sulawesi Utara (Sulut) mendesak pemerintah daerah, segera melakukan penyemprotan disinfektan ke semua lokasi peternakan unggas, sehingga bisa meminimalisir penyebaran flu burung.
“Temuan virus flu burung di Kota Kotamobagu sudah menandakan adanya penyebaran virus itu di daerah, sehingga harus diantisipasi sedini mungkin,” kata anggota DPRD Sulut Lexie B M Solang, di Manado, Sabtu.
Hingga saat ini sudah banyak laporan bahwa ternak ayam milik warga mati secara mendadak, seperti di Kabupaten Bolmong, Bolmong Utara, Minahasa, Minahasa Tenggara dan Kota Manado.
Kasus di Kota Kotamobagu sudah terbukti adanya virus H5N1 setelah sempat terjangkiti dari pasokan unggas dari Provinsi Gorontalo.
Sementara daerah lainnya yang ditemukan ayam mati mendadak belum memiliki bukti akan virus itu karena belum ada hasil sampel dari laboratorium.
“Langkah antisipasi dengan menyemprotkan disinvektan merupakan langkah pencegahan dini, sehingga tidak juga berdampak pada manusia,” ujarnya.
Solang juga berharap kepada warga yang memelihara ayam untuk selalu kooperatif dan saling membantu dengan pemerintah, karena selama ini ada yang sengaja menghalangi penyemprotan dan pembasmian ayam ketika sakit, karena merasa dirugikan secara ekonomi.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut telah menyebarkan obat jenis tamiflu, guna mengantisipasi dampak penyebaran virus flu burung pada manusia, seiring dengan temuan penyebaran virus itu ke ternak unggas di Kota Kotamobagu belum lama ini.
“Setiap Puskesmas di daerah sudah diberikan obat tamiflu, sehingga ketika ada gejala-gejala penyakit seperti itu bisa diantisipasi terlebih dahulu,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Kesehatan Masyarakat, Dinkes Sulut, Dr Jemmy Lampus.
Menurutnya, pihak pemerintah daerah terus melakukan surveilens di masyarakat, guna mengantisipasi dampak buruk dari penyebaran virus berbahaya bagi manusia itu, walaupun belum ada laporan temuan manusia terjangkiti virus H5N1.
Obat tamiflu sangat mudah didapatkan namun harus dengan sesuai petunjuk tenaga medis yang dipersiapkan oleh pemerintah, sekaligus juga warga diingatkan untuk tidak selalu berhubungan dengan ternak unggas yang mati mendadak akibat virus itu. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading