Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » DPRD Sulut, Headline, Totabuan

DPRD Sulut Prihatin Soal Ganti Rugi di Siniyung

Redaksi Manado Today   |   2 Mei 2011 – 14:36 WITA

Manado Today – Terjadinya dugaan penyelewengan terhadap ganti rugi lahan milik warga desa Siniyung kecamatan Dumoga Timur Bolaang Mongondouw, dan berpotensi terjadi konflik antar warga di wilayah itu, saat ini mendatangkan keprihatinan DPRD Sulut.Anggota Komisi I DPRD Sulut Hi Farid Lauma pada manadtoday Senin (02/05/2mengatakan, dirinya sangat prihatin dengan indikasi terjadinya pemotongan dana ganti rugi kepada warga Siniyung yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. “Ini merupakan hak warga dan sudah diperjuangkan bertahun-tahun lamanya, sehingga sangat tidak manusiawi jika dana tersebut tidak diserahkan sepenuhnya,” kata Lauma.

Kemudian anggota legislatif Sulut Dapil Bolmong Raya ini, mengaku sangat terkejut dengan informasi keterlibatan 10 anggota DPRD yang diduga juga menikmati hasil ganti rugi. “Saya pribadi tidak mengetahui proses ganti rugi dan jika ada dugaan penyelewengan dana, saya mendukung aparat hukum terutama kepolisian untuk melakukan penyelidikan, terhadap hal itu,” tegas Lauma.

Diketahui lahan seluas 375,85 Hektar senilai Rp 5.637.750.000, ternyata tidak sesuai dengan Putusan Mahkamah Agung dengan jumlah uang ganti rugi sebesar Rp 15 Juta per hektar. Sebab masyarakat pemilik lahan hanya menerima sebesar Rp 4 juta per hektar, sehingga ada selisih sebesar Rp 11 Juta.

“Masyarakat mempertanyakan selisih pembayaran sebesar Rp 11 juta per hektar, sebab menurut juru Kuasa, sudah disetor ke Pos-Pos,” tulis Oslan Laurens Sangadi (Kepala Desa) Siniyung dalam pengaduannya ke anggota DPRD Sulut Hi Soenardi Soemantha, dalam reses beberapa waktu silam.

Sementara itu, Soemantha sendiri ketika dikonfirmasi manadotoday Senin (02/04/2011) mengatakan, mengenai proses pembayaran ganti rugi, dirinya tidak mengetahui, bahkan sangat terkejut ketika ada pengakuan masyarakat yang menyebutkan ada 10 anggota DPRD Sulut yang ikut menerima uang ganti rugi.

“Saya terkejut dan tersinggung ketika menerima informasi dalam pelaksanaan reses, bahwa ada anggota DPRD Sulut yang menerima uang ganti rugi lahan di desa Siniyung dan saya tidak tahu menahu dengan uang tersebut,” ujar Soemantha.

Demikian pula Anggota DPRD Sulut Dapil Bolmong Raya lainnya Hi Sudirman Hasan, juga mengakui tak mengetahui dan tak menerima uang ganti rugi tersebut. ” Ini harus diusut tuntas, apalgi ganti rugi lahan merupakan hak masyarakat dan harus diserahkan sepenuhnya ke masyarakat tanpa ada potongan,” kata Haji Sudi sapaan akrabnya. (jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading