Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Hukum dan Kriminal

Dua Warga Sagerat Weru Sekarat Dianiaya Sejumlah Orang tak Dikenal

Aldy Monareh   |   17 November 2011 – 08:36 WITA
Myheart Kapantaou

Salah satu korban, Myheart Kapantaou yang terkena tusukan benda tajam di bagian punggung

Bitung, MTC – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kota Bitung, kali ini dialami dua warga Sagerat Weru II Kecamatan Matuari, teridentifikasi bernama Deitje Lumenta (40) dan Myheart Kapantow (23). Keduanya menderita luka tusukan akibat benda tajam yang dilakukan sejumlah pria tak di kenal pada Rabu (16/11) tadi malam sekitar pukul 20.00 Wita.
Beruntung kedua korban bisa diselamatkan dan saat ini sedang mendapatkan perwatan intensif di RSUD Manembo-nembo.
Informasi yang dirangkum menyebutkan kedua korban yang masih merupakan tetangga ini tiba-tiba didatangi sejumlah pemuda tak dikenal yang membawa berbagai senjata tajam seperti Samurai, Pisau dan Panah Wayer, dan ditenggarai sudah dalam pengaruh minuman keras (miras).
Sejumlah pria itu kemudian melakukan penganiayaan terhadap Deitje Lumenta yang saat itu sedang mandi, akibatnya wanita tersebut mengalami luka robek sekitar 20 cm pada bagian pinggang kiri akibat ditusuk benda tajam.
Setelah menganiaya Deitje, kawanan pemuda ini langsung menuju Rumah Myheart Kapantaou, yang hanya bersebelahan dengan rumah korban sebelumnya, dan tanpa basa basi kawanan pemuda ini langsung menyerang korban dan ibu korban Syeny Rawung. Akibatnya Myheart mengalami luka tusukan dibagian punggung sementara ibunya beruntung terhindar dari penganiayaan ini.
”Torang sementara bauni Televisi tiba-tiba datang sekelompok pemuda yang langsung menyerang membabi buta tanpa basa basi,” ujar Rawung.
Usai melakukan aksinya kawanan ini langsung kabur. Dalam komplotan ini kata Rawung Ia sempat mengenali salah satu pemuda IK alias Idin yang tinggal di Girian bersama neneknya.
Sementara itu dari keterangan Deitje Lumenta, sebelum kejadian para komplotan ini pada sekitar 17.30 sedang melakukan pesta Miras di salah satu rumah milik salah satu komplotan yakni Idin.
”Anehnya tanpa sebab yang jelas mereka melakukan penganiayaan ini,” ujar Lumenta yang mengaku trauma dengan kejadian ini.
Kapolres Bitung AKBP Satake Bayu SIK, melalui Kapolsek Urban Bitung Barat Kompol John Unawekla, Kamis (17/11/2011) ketika dikonfirmasi manadotoday, membenarkan kejadian ini. Dikatakan Unwekla bahwa pihaknya saat ini sedang melacak keberadaan para tersangka.
”Para tersangka sedang di lacak,” terang Unawekla. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading