Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Minahasa Selatan

Flu Burung Positif Masuk Minsel

Staff Manado Today   |   19 April 2011 – 17:28 WITA

154 Ayam di Modoinding Dimusnahkan

Amurang Today – Lemahnya antisipasi yang dilakukan oleh Pemkab Minsel terkait ancaman merebaknya virus flu burung di Minsel akhirnya terbukti.Alhasil, virus yang sangat mematikan itu, yang awalnya hanya terdapat di Provinsi Gorontalo, dan kemudian tertular sebagian ayam di Bolmong, kini telah positif masuk di wilayah Minahasa Selatan (Minsel).

Dari informasi yang berhasil diterima manadotoday, Selasa (19/04/2011) siang tadi, dimana sekitar 154 unggas jenis ayam di dua desa yang ada di Kecamatan Modoinding, dimusnahkan oleh Dinas Peternakan Minsel.

Bukan hanya itu, petugas peternakan yang dibantu oleh Dinas Kesehatan, langsung mensterilkan Kecamatan Tompaso Baru dan Maesaan, serta sejumlah pasar tradisional yang diketahui menjual unggas.

Selain itu, saat ini Pemkab Minsel melalui Disperternak menginstruksi agar pasar-pasar tradisional untuk disterilkan dari ayam.
Dari dugaan sementara, virus flu burung masuk di Minsel melalui wilayah Bolmong melewati Kecamatan Modoinding. Meski penjagaan dilakukan oleh Disperternak dan Dinkes Minsel, namun dua desa yakni Desa Makaruyen Satu, 51 ekor ayam telah dimusnahkan. Dan Desa Palolen Kecamatan Modoinding, 103 ekor ayam telah dimusnahkan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel Ir Decky Keintjem melalui Kabid Peternakan, dr I Ketut Hermawan yang berada di Modoinding dan Tompaso Baru mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah pencegahan di sejumlah wilayah di Tompaso baru, maupun di pasar-pasar tradisional yang ada.

“Kalau di Tompaso Baru belum kami temukan unggas yang positif flu burung, namun untuk di Modoinding dua ekor ayam telah positif tertular flu burung, dan sekitar 154 ekor telah kami musnahkan,” ujarnya.

Lebih lanjut pria lulusan dokter hewan tersebut, pihaknya mengharapkan agar masyarakat yang mempunyai hewan ternak jenis unggas dan sejenisnya untuk waspada, dan melaporkan jika ada tanda-tanda penyakit yang mencurigakan terhadap ayam.
“Saat ini saya dan tim Dinkes berada di desa Raraatean, dan kami masih menunggu pemilik ayam lalu kemudian kami langsung periksa, dan jika telah terinfeksi maka kami langsung akan memusnahkannya,” ungkap Hermawan.

Mengantisipasi virus flu burung agar tidak terinfeksi kepada Manusia, Dinas Kesehatan Minsel melalui Kadis Dinkes dr Jefrry Rogi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan puskesmas yang ada di tiap kecamatan untuk mengsosialisasikan kepada masyarakat.

“Saya sudah melakukan koordinasi dengan Puskesmas untuk langsung turun melihat gejala-gelaja di masyarakat. Serta kami pun menghimbau agar masyarakat waspada mengkonsumsi hewan jenis ayam,” jelas Rogi. (dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading