Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Manado

Flu Burung Tembus Sulut

Redaksi Manado Today   |   12 April 2011 – 19:11 WITA

Manado Today – Sampel ayam yang diuji Balai Besar Veteriner Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) di dua kawasan Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) ditemukan gejala positif  terjangkit virus H5N1 atau  flu burung.

“Tim sudah mengambil sampel di kawasan Pasar Bersehati Kotamobagu dan ayam di desa Kopandakan untuk dilakukan uji di Balai Besar Veteriner Maros guna meneliti apakah ayam yang mati di kawasan tersebut terserang virus avian influenza,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, Johanis Panelewen, di Manado, Selasa.
Johanis mengatakan, ayam yang mati di kawasan tersebut belum bisa dipastikan positif terserang virus avian influenza, karena tes yang dilakukan baru pada tahap rapid yang hanya melihat dari gejala yang ada.
“Apakah terserang virus avian influenza atau tidak, yang menentukan hasil uji di Balai Besar Veteriner Maros yang ditunggu sekitar tiga hari ke depan,” kata Johanis.
Kendati baru tahap indikasi, tetapi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah melakukan langkah proaktif, baik dengan turun langsung ke lapangan, maupun mengamankan ayam yang diduga terserang penyakit di radius terdapat indikasi flu burung.
Beberapa ayam sudah langsung dibakar secara sukarela oleh masyarakat karena khawatir dampak flu burung sangat berbahaya bagi manusia.
Sementara itu, guna mempersempit area penyebaran avian influenza, kata Johanis, pos pemeriksaan di kabupaten/kota yang menjadi jalur rawan perdagangan ayam sudah semakin diintensifkan.
“Untuk sementara, ayam Gorontalo dan Kotamobagu tidak diperkenankan dipasok ke daerah lain, hal ini dilakukan guna antisipasi dini penyebaran avian influenza,” kata Johanis.

Balai Besar Veteriner Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengambil sampel ayam dua kawasan di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) yang ditemukan gejala terjangkit flu burung.
“Tim sudah mengambil sampel di kawasan Pasar Bersehati Kotamobagu dan ayam di desa Kopandakan untuk dilakukan uji di Balai Besar Veteriner Maros guna meneliti apakah ayam yang mati di kawasan tersebut terserang virus avian influenza,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, Johanis Panelewen, di Manado, Selasa.
Johanis mengatakan, ayam yang mati di kawasan tersebut belum bisa dipastikan positif terserang virus avian influenza, karena tes yang dilakukan baru pada tahap rapid yang hanya melihat dari gejala yang ada.
“Apakah terserang virus avian influenza atau tidak, yang menentukan hasil uji di Balai Besar Veteriner Maros yang ditunggu sekitar tiga hari ke depan,” kata Johanis.
Kendati baru tahap indikasi, tetapi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah melakukan langkah proaktif, baik dengan turun langsung ke lapangan, maupun mengamankan ayam yang diduga terserang penyakit di radius terdapat indikasi flu burung.
Beberapa ayam sudah langsung dibakar secara sukarela oleh masyarakat karena khawatir dampak flu burung sangat berbahaya bagi manusia.
Sementara itu, guna mempersempit area penyebaran avian influenza, kata Johanis, pos pemeriksaan di kabupaten/kota yang menjadi jalur rawan perdagangan ayam sudah semakin diintensifkan.
“Untuk sementara, ayam Gorontalo dan Kotamobagu tidak diperkenankan dipasok ke daerah lain, hal ini dilakukan guna antisipasi dini penyebaran avian influenza,” kata Johanis. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading