Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Headline

GMKI Bitung Desak Polisi Ungkap Pelaku Teror BOM di Tomohon

Redaksi Manado Today   |   17 April 2011 – 13:53 WITA

Bitung Today – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bitung, mengecam dan mengutuk tindakan pengirim paket Bom di Kantor Sinode GMIM yang berlokasi di Kota Tomohon, sekaligus mendesak agar Kapolda Sulut Brigjen Pol Carlo Brix Tewu, segera mengusut tuntas pelaku pengirim paket Bom. 
”Kasus ini harus secepatnya diusut aparat kepolisian, agar ruang gerak para pelaku teror tidak akan leluasa di daerah Nyiur Melambai, karena tindakan oknum tidak bertanggung jawab tersebut tujuannya hanya ingin mengacaukan Sulut yang terkenal dengan daerah yang kondusif, ” tandas Ketua GMKI Bitung Johnly Runtuwene SSos Minggu (17/04/2011).
Runtuwene juga menghimbau agar masyarakat Sulut lebih khusus Kota Bitung, yang terkenal dengan slogan torang samua basudara untuk tidak terpancing dan terprovokasi dengan insiden tersebut.
”Tingkatkan kebersamaan dan kewaspadaan. Karena dengan kebersamaan dan kerjasama semua lapisan masyarakat gangguan keamanan dan ketentraman akan dapat ditangkal, sehingga daerah Sulawesi Utara akan terbebas dari ancaman teror oknum-oknum tidak bertanggung jawab, ” pungkasnya.(lou).

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading