Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Go Public Bank Sulut Ditentukan Dalam RUPS

Manado Today   |   26 Mei 2011 – 20:56 WITA

Manado Today – Kepastian apakah rencana go public Bank Sulut dilanjutkan atau tidak, menjadi salah satu inti keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bank daerah ini yang akan berlangsung Jumat (28/5) di hotel Grand Kawanua Manado.“Go Public diperkirakan menjadi salah satu materi yang paling hangat akan dibahas nanti dalam RUPS selain tambahan modal dan lainnya,” kata Jantje Monalu, salah satu komisaris PT Bank Sulut di Manado, Kamis (26/05/2011).

Menurut Jantje, rencana menambah permodalan Bank Sulut melalui penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah menjadi salah satu agenda dalam RUPS tahun lalu, tetapi beberapa pemegang saham meminta ditunda tahun ini.

“Mudah-mudahan rencana untuk memperkuat permodalan Bank Sulut dengan penjualan saham ke publik dapat disepakati dengan demikian membantu ekspansi usaha yang sedang digiatkan manajemen,” kata Jantje.

Direktur Utama PT Bank Sulut, Jeffry Wurangian mengatakan, go public merupakan salah satu cara yang paling mungkin dilakukan dalam upaya mendorong perkuatan modal bank ini sehingga mampu melakukan perluasan usaha secara cepat.

“Tambahan modal dari pemegang saham memang yang paling diharapkan memperkuat modal disetor, tetapi itu membutuhkan waktu, karena itu ditawarkan penjualan saham di BEI,” kata Jeffry.

Permodalan sudah mendesak ditambah, karena salah satu persyaratan yang harus dipenuhi sehingga bank ini memenuhi arsitektur perbankan nasional dan menjadi regional champion di wilayah Sulawesi.

Aset Bank Sulut, kata Jeffry sedikit lagi menyentuh Rp5 triliun, sementara modal disetor belum mencapai Rp200 miliar, karena itu permodalan digenjot dalam upaya mendukung bank ini menjadi bank umum bukan malah turun menjadi bank perkreditan rakyat (BPR).

Sementara itu Bank Indonesia Manado merespon positif pelaksanaan RUPS Bank Sulut, karena akan membantu bank ini dapat berkembang lebih cepat sebagaimana harapan pemegang saham dan masyarakat luas.

“RUPS merupakan sarana untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan operasional serta juga merancang program pengembangan bank supaya menjadi lebih baik menjadi bank yang diperhitungkan,” kata Pengawas Madya BI Manado, Savetri Liahanara.

Pelaksanaan RUPS dan apa yang akan dibahas nanti, kata Savetri menjadi kewenangan dari pemegang saham, BI tidak akan ikut campur didalamnya, namun berharap pemegang saham menelorkan keputusan untuk perkembangan lebih baik bank daerah ini ke depan. (ant/ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading