Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Gorontalo

Gubernur Gorontalo Ajak PNS Gunakan BBM Nonsubsidi

Tonny Sumakul   |   30 September 2011 – 23:30 WITA

Gorontalo Today – Guna mencegah terjadinya antrian panjang kendaraan dalam melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Provinsi Gorontalo, Gubernur Gusnar Ismail, mengajak seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemprov Gorontalo, untuk mengganti pemakaian BBM mereka ke bahan bakar nonsubsidi.

“Saya ajak PNS beralih pada pemakaian BBM nonsubsidi atau Pertamax. Itu merupakan langkah agar tak terjadi antrian panjang kendaraan di SPBU,” ungkap orang nomor satu di Gorontalo itu.

Disampaikannya lagi, bagi PNS yang banyak menggunakan pertamax, akan diberikan bonus, dengan syarat melampirkan bukti pembelian dan memperlihatkannya kepada Gubernur Gorontalo itu.

“Yang banyak membeli pertamax, saya akan berikan bonus,” kata Ismail, tanpa mengungkapkan bonus apa yang akan diberikan.

Lanjutnya mengatakan, sesuai penilaian Pemprov Gorontalo sendiri, antrean kendaraan di sejumlah SPBU, akibat kurangnya kesadaran pihak industri maupun pemilik kendaraan pribadi, untuk menggunakan BBM nonsubsidi.

“Padahal penggunaan BBM subsidi dan nonsubsidi, sudah diatur dalam undang-undang,” terangnya. (ann/ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading