Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Gubernur, Wagub dan Sekprov Sulut Nobar Film Soegija

Tonny Sumakul   |   7 Juni 2012 – 21:13 WITA
Gubernur Sulut nonton film

Gubernur dan Wagub Sulut bersama Uskup Manado, saat berada di studio 21 Manado, untuk menyaksikan pertunjukan film Soegija

MANADO, (manadotoday.com) – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Wagub Dr. Djouhari Kansil MPd dan Sekprov Ir. Siswa Rachmat Mokodongan, nonton bareng (nobar) film Soegija, di studio 21 Manado, Kamis (7/6).

Acara yang digelar Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulut itu, turut dihadiri juga Uskup Manado Mgr. Josef Suwatan MSC, sejumlah pejabat Eselon II Pemprov Sulut, sejumlah Organisasi Kepemudaan dan LSM di daerah ini.

Sebelum pertunjukan, diawali dengan sambutan Ketua GP Ansor Sulut, Benny Ramdhani. Dimana dia mengatakan, bahwa film ini diangkat untuk mengingatkan bangsa Indonesia, yang berjuang melawan penjajah.

“Film ini kiranya akan mengangkat kembali semangat kita dalam meneruskan cita-cita pejuang kemerdekaan,” ungkap Ramdhani, seraya menambahkan film tersebut juga menceritakan seorang Uskup yang berjuang tanpa pandang bulu.

Sementara Uskup Suwatan, mengatakan, pada film ini menangkat perjuangan seorang Uskup, yang perlu diteladani masyarakat dewasa ini. Dimana, teladan yang harus ditunjukan masyarakat, yakni saling membantu satu dengan yang lain.

Sedangkan Gubernur Sarundajang, mengatakan, agar sejarah bangsa kita merebut kemerdekaan pada film tersebut, hendaknya dimaknai oleh generasi muda saat ini.

“Saya berharap kita melanjutkan perjuangan kemerdekaan, dengan menunjang  pembangunan guna kesejahteraan masyarakat,” tandas Sarundajang.

Hal senada disampaikan Wagub Kansil usai menonton film tersebut. Menurutnya, pada film itu mengandung nilai perjuangan dari seorang pimpinan agama, untuk kepentingan seluruh masyarakat.

“Itu kita perlu contohi dalam kehidupan kita sekarang,” ucap Kansil.

Ia menambahkan, film tersebut lagi, menceritakan rasa nasionalisme seorang pejuang kemerdekaan, tanpa memandang suku, agama dan ras. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading