Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Harga Cengkih Capai Rp. 136 ribu Per-Kilogram

Manado Today   |   9 Juni 2011 – 21:42 WITA

Manado Today – Harga cengkih di Sulut, terus mengalami kenaikan yang signifikan. Buktinya, dalam pelaksanaan Pasar Lelang Komoditi agro (PLKA) Sulut yang berlangsung di Manado, Kamis (9/6/2011), transaksikan cengkih pada harga Rp. 136 ribu per-kilogram (Kg).Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Sanny Parengkuan, harga tinggi ini karena stok petani sudah menipis, dan yang berhasil diperdagangkan pada PLKA, sebayak 500 kilogram dengan nilai Rp. 68 juta.

“Pembeli sebenarnya masih mencari lebih banyak lagi, tapi stok cengkih yang tersedia pada petani sulit didapat,” kata Parengkuan.

Disampaikannya lagi, melonjaknya harga cengkih ini, lebih disebabkan ketidakseimbangan antara “demand dan suplai”. Permintaan cengkih tetap tinggi, sementara stok tersedia sudah semakin sulit diperoleh, karena itu pergerakan harga komoditas ini menunjukkan kenaikan yang sangat tajam.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut, Janny Rembet mengatakan, Omzet transaksi pada PLKA kali ini sebesar Rp. 5,04 miliar, dihasilkan dari kesepakatan jual-beli sekitar 14 komoditas unggulan daerah.

Produk holtikultura kentang, kata Janny, masih tercatat sebagai penyumbang nilai transaksi paling besar, yakni mencapai Rp3 miliar atau 59,47 persen.

Komoditi lain yang cukup ramai ditransaksikan pada PLKA kali ini, yakni biji coklat dengan harga Rp23 ribu per kg dan volume 30 ton mampu dihasilkan nilai Rp690 juta.

Kopra asapan, dengan transaksi sebesar 50 ton dengan harga kesepakatan Rp940 ribu per kuintal mampu menghasilkan omzet sebesar Rp470 juta serta ikan malalugis dengan volume 40 ton seharga Rp8 ribu per Kg, mampu hasilkan transaksi Rp320 juta.

Sementara jagung pada perdagangan kali ini mampu disepakati pada harga jual sebesar Rp3.000 per Kg, sehingga dengan total volume 100 ton, mampu hasilkan omzet Rp300 juta.

Komoditas lainnya yang ditransaksikan dalam PLKA bulan ini, kata Janny, ikan betutu, dodol salak, gula merah semut, ikan malalugis, ikan nila, kedelai, salak pangu, salak biji.

Sekitar 13 komoditas terjadi kesepakatan antara pembeli dan penjual untuk melakukan perdagangan “forward” ini. (ann/ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading