Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Hingga Maret, Bulog Sulut Impor 23.500 Ton Beras Vietnam

Redaksi Manado Today   |   28 Februari 2011 – 23:36 WITA

Manado Today - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulut berencana mengimpor beras sebanyak 23.500 ton dari Vietnam pada Maret 2011 dalam dua kali pengapalan guna memperkuat ketahanan stok pangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Provinsi Gorontalo tahun ini.

“Pengapalan pertama sedang akan masuk satu dua hari dengan KM Hong Son Star sebanyak 11.500 ton, kemudian akan diikuti pengiriman pada pertengahan hingga akhir Maret 2011 sebanyak 12.000 ton dengan KM Binh Bay ,” kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut, Haryo Bawono, di Manado, Senin (28/2).

Haryo mengatakan, impor beras tersebut dilakukan lebih cepat dari rencana semula guna menghindari kesulitan yang bakal timbul ditengah persaingan permintaan yang terus terjadi di beberapa negara sentra beras.

“Akibat cuaca ekstrim terjadi penurunan produksi beras di berbagai negara, akibatnya harus antre membeli beras di pasar internasional khususnya negara penghasil seperti Vietnam, karena itu, Bulog memutuskan cepat memasok dari negara tersebut.

Haryo mengatakan, bila beras sebanyak 23.500 ton tersebut sudah masuk ke Sulut, maka dapat dipastikan ketahanan beras daerah ini bisa lebih dari setahun guna memenuhi program yang selama ini dilayani Bulog seperti beras masyarakat miskin (raskin), operasi pasar khusus (pasar murah), cadangan beras pemerintah serta keperluan lainnya.

Beras impor yang akan masuk tersebut, kata Haryo, akan langsung disebar ke berbagai gudang Bulog yang ada di berbagai kabupaten/kota Sulut seperti Bitung, Bolaang Mongondow dan Sangihe serta gudang di Provinsi Gorontalo.

“Target Bulog semua gudang yang ada di kabupaten/kota dalam kondisi aman stoknya, karena itu, sudah diatur pengiriman dalam waktu tidak terlalu lama ke gudang lainnya di luar gudang Madidir yang merupakan suplai poin beras bagi masyarakat daerah ini.

Kendati terus mengupayakan masuknya beras impor, tetapi dari sisi kualitas harus tetap menjadi perhatian utama, artinya beras yang masuk ke Sulut memenuhi syarat, layak dikonsumsi, karena sebelum dikapalkan melalui pemeriksaan yang ketat, begitu juga saat tiba dan mulai dibongkar di pelabuhan Bitung dipantau oleh petugas ditugaskan secara khusus. Bulog menjamin ketahanan stok bagi masyarakat cukup tersedia, baik melalui impor, serapan beras lokal maupun perpindahan dari guldang lainnya atau movenas. (ann/her)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading